Amartha Prosper Tawarkan Imbal Balik Investasi hingga 14 Persen sambil Danai UMKM
Konferensi pers peluncuran Amartha Prosper, Jumat (6/2/2026)(KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI)
20:28
6 Februari 2026

Amartha Prosper Tawarkan Imbal Balik Investasi hingga 14 Persen sambil Danai UMKM

PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha meluncurkan produk investasi baru bernama Amartha Prosper.

Produk tersebut memberi ruang bagi investor untuk berinvestasi sekaligus mendukung keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Chief Funding Officer Amartha Financial Julie Fauzie mengatakan, peluncuran Amartha Prosper menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas akses investasi berbasis dampak yang terukur dan bertanggung jawab.

"Amartha Prosper menjadi alternatif investasi pendapatan tetap yang kredibel dan relevan dengan kebutuhan investor saat ini, sekaligus memperkuat sektor UMKM produktif di Indonesia," ujar Julie dalam konferensi pers, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Amartha Sudah Jangkau 3 Juta Pelaku UMKM, Tembus Rp 30 Triliun

Julie menjelaskan, penamaan Amartha Prosper berangkat dari gagasan pertumbuhan bersama antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman.

“Kenapa namanya Amartha Prosper? Supaya kita prosper bersama. Jadi bukan one way, tapi two ways. Benefit buat saya, benefit buat orang lain. Kita bisa prosper together. That's the philosophy behind Amartha Prosper,” kata dia.

Ia menyebut, keberadaan Amartha Prosper telah memberi dampak langsung bagi UMKM mitra. Dana investasi dari investor berkontribusi membuka lebih dari 110.000 lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan 77 persen UMKM yang menerima pendanaan.

Melalui skema Amartha Prosper Grassroots Growth Series atau GGS, investor menyalurkan dana ke UMKM mitra dengan sebaran wilayah dan sektor usaha yang beragam. Skema tersebut memberi eksposur portofolio yang lebih terdiversifikasi dengan risiko yang terukur.

Sebagai produk investasi, Amartha Prosper menawarkan imbal hasil di kisaran 6,5 persen hingga 14 persen per tahun. Investor dapat memilih profil risiko sesuai karakter masing masing dan memperoleh imbal hasil sesuai kebutuhan.

Baca juga: Gandeng Amartha, Chubb Life Sediakan Produk Asuransi Khusus untuk Sektor UMKM

Terkait risiko investasi, Julie menegaskan perusahaan menyiapkan pengelolaan risiko berbasis teknologi untuk menjaga kinerja imbal hasil.

“Kami punya pengelolaan risiko yang memanfaatkan teknologi. Ada mitigasi risiko untuk bisa tetap menjaga pengembalian return yang cukup terjaga,” ujar dia.

Julie menambahkan, Amartha memiliki basis data UMKM yang disesuaikan dengan profil investor. Skema tersebut memungkinkan penyaluran dana lebih tepat sasaran.

Pada 2025, sebanyak 53 persen borrower Amartha bergerak di sektor perdagangan. Kemudian 22 persen di sektor pertanian, 9 persen di sektor peternakan, 6 persen di sektor jasa, serta 7 persen di industri rumah tangga dan sektor lain.

Julie berharap Amartha Prosper menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang mencari produk dengan imbal hasil menarik sekaligus berdampak bagi sektor riil.

“Kami berharap dengan Amartha Prosper, produk ini bisa menjadi alternatif investasi dengan jangkauan investor yang lebih luas,” tutup dia.

Tag:  #amartha #prosper #tawarkan #imbal #balik #investasi #hingga #persen #sambil #danai #umkm

KOMENTAR