Riza Chalid Jadi ''Personal Guarantee'' Pinjaman Bank PT OTM
Interpol resmi menerbitkan red notice teradap Riza Chalid yangsudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018?2023(Tribunnews.com)
21:58
6 Februari 2026

Riza Chalid Jadi ''Personal Guarantee'' Pinjaman Bank PT OTM

- Pengusaha minyak, Mohamad Riza Chalid menjadi penjamin pribadi atau personal guarantee untuk mengajukan pinjaman terkait akuisisi terminal bahan bakar minyak Merak (TBBM) yang kemudian hari bakal dimiliki oleh anaknya, Muhamad Kerry Adrianto Riza.

Hal ini terungkap saat Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo diperiksa sebagai saksi mahkota dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Persero.

“Personal guarantee dari Pak Kerry ada,” ujar Gading, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Berhubung Gading tidak menyebut nama ayah Kerry, jaksa mencecarnya.

Baca juga: Memburu Riza Chalid: Lokasi Terendus, Red Notice Batasi Ruang Geraknya

“Siapa nama bapaknya?” tanya jaksa.

“Pak Riza,” jawab Gading.

Jaksa lalu menanyakan soal pertemuan perwakilan bank ke rumah Riza Chalid.

“Saudara paham pada saat itu bank pernah melakukan kunjungan ke rumah Pak Mohamad Riza Chalid?” tanya jaksa.

Gading mengetahui, pihak bank datang untuk melakukan penandatanganan perjanjian kredit.

Lantas, jaksa menanyakan apa alasan Riza Chalid dalam proyek sewa terminal BBM yang menggunakan nama PT Orbit Terminal Merak.

Gading mengatakan, Riza Chalid hanya personal guarantee.

Tapi, dia menilai aspek ini bukan kebutuhan utama.

“Kapasitasnya di situ saya lihat personal guarantee. Dan, personal guarantee ini itu bukan sesuatu yang mandatory. Ini hanya lebih kepada moral obligation,” lanjut Gading.

Baca juga: Kejagung Tegaskan Penerbitan Red Notice Riza Chalid Tak Ada Unsur Politik

Dia menilai, tanpa Riza Chalid, pengajuan kredit PT OTM kepada pihak bank akan disetujui.

Sebab, seluruh aset tangki yang bakal diakuisisi PT OTM sudah menjadi agunan.

“Menurut saya ini hanya tambahan saja yang menurut saya tidak ada esensinya terhadap kredit perbankan itu sendiri, gitu. Karena secara kolateralnya kami sudah mencukupi lebih dari 120 persen saat itu,” kata Gading.

Uraian surat dakwaan

Dalam kasus ini, ada sembilan orang duduk di kursi terdakwa, mereka adalah: Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak, Muhamad Kerry Adrianto Riza; Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi; VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, Agus Purwono.

Lalu, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim, Dimas Werhaspati; dan Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo.

Kemudian, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan; Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Sani Dinar Saifuddin; Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya; dan VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Edward Corne.

Secara keseluruhan, para terdakwa maupun tersangka disebutkan telah menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp 285,1 triliun.

Tapi, perbuatan melawan hukum ini dilakukan para terdakwa dalam beberapa proyek dan pengadaan secara terpisah.

Baca juga: Soal Lokasi Riza Chalid, Kejagung Tunggu Iktikad Baik Negara Anggota Interpol

Sebagian contoh, Kerry Adrianto dan beberapa terdakwa terlibat dalam proyek sewa terminal bahan bakar minyak (BBM) dan penyewaan kapal pengangkut minyak.

Penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM) milik PT OTM menyebabkan kerugian keuangan negara senilai Rp 2,9 triliun.

Proyek ini diduga berasal dari permintaan Riza Chalid.

Saat itu, Pertamina disebutkan belum terlalu membutuhkan terminal BBM tambahan.

Sementara, dari penyewaan kapal, Kerry didakwa menerima keuntungan minimal 9,8 juta dollar Amerika Serikat.

Tag:  #riza #chalid #jadi #personal #guarantee #pinjaman #bank

KOMENTAR