Buka Perjuangan Tim Davis Indonesia Lawan Togo, Rifqi Fitriadi Siap Bawa Merah Putih Kunci Tiket ke Grup Dunia II
Muhammad Rifqi Fitriadi akan membuka perjuangan tim Indonesia melawan Togo dalam pertandingan playoff Piala Davis Grup Dunia II 2026. Dia bertekad untuk mencuri kemenangan dan membawa skuad Merah Putih promosi.
Sesuai jadwal, duel tim Indonesia vs Togo akan jadi salah satu laga playoff Piala Davis Grup Dunia II 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Tenis GBK, Jakarta, selama dua hari, yakni pada Sabtu (7/2) dan Minggu (8/2).
Rifqi Fitriadi akan jadi wakil Indonesia pertama yang bertanding. Dia turun di nomor tunggal putra melawan Noah Koffi. Kemudian pada partai kedua ada Justin Barki, yang menantang Kwami Stanislas Dussey di hari yang sama.
“Besok kan kita ada dua tunggal. Kita juga timnya menurunkan kekuatan penuh, tim terbaik kita," kata Rifqi usai pengundian di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/2).
"Mudah-mudahan besok kita bisa well perform, saya dan Justin, dan bisa menyumbang poin,” tambahnya.
Diakui Rifqi, tekanan besar dirasakan oleh tim Indonesia. Terutama dirinya karena turun pada partai pertama, yang kerap menentukan momentum sebuah pertemuan Piala Davis.
Tapi Rifqi mencoba untuk tetap fokus. Dia juga sudah memantau kekuatan calon lawannya, meski belum pernah saling berhadapan di turnamen ITF sebelumnya, baik di level junior maupun profesional.
“Tekanan pasti ada. Tapi karena kita sudah sering bertanding, jadi tekanannya kita jadikan sebagai tantangan tersendiri. Ini impian semua atlet (tenis) buat main di Piala Davis,” ujar dia.
“Dia tipe pemain agresif, dengan serve yang keras dan forehand-nya juga agresif. Dari kemarin saya sudah lihat cara dia main, bagaimana mengantisipasinya,” tambah Rifqi.
Selain tampil pada partai pertama, Rifqi juga dijadwalkan bertanding pada partai empat yang digelar pada hari kedua. Dia akan menghadapi Dussey, bertukar lawan dengan Justin Barki.
Rifqi akan bermain lagi setelah partai ganda putra. Indonesia akan diwakili oleh Christopher Rungkat/Justin Barki melawan pasangan Kwami Stanislas Dussey/Kadanga Kili.
Namun, status dua partai tunggal terakhir tidak sepenuhnya pasti. Rifqi dan Justin Barki bisa jadi tak bermain lagi jika pertandingan Indonesia vs Togo sudah ada yang mampu mengunci kemenangan 3-0. Kecuali, kedua tim bersepakat untuk melanjutkan pertandingan di dua partai tersisa.
Terlepas dari itu, tim Davis Indonesia cukup percaya diri melakoni laga lawan Togo. Apalagi skuad kali ini diisi oleh para pemain yang juga tampil pada SEA Games 2025.
Kemenangan jadi misi wajib yang diusung Tim Davis Indonesia. Sebab pencapaian skuad Merah Putih dalam ajang tersebut cenderung tidak stabil dalam dua tahun terakhir.
Pada 2024, Tim Davis Indonesia harus terdegradasi dari Grup II Dunia akibat menelan kekalahan 2-3 dari Togo. Skuad Merah Putih pun turun kasta ke Grup III zona Asia/Oceania.
Sementara pada 2025, tim Davis Indonesia berhasil kembali promosi ke Grup II Dunia setelah mendominasi pool B. Saat itu, Rifqi dan kolega mampu menang 2-1 atas Suriah, menang 3-0 atas Kamboja, menang 3-0 atas Sri Lanka, dan menang 2-1 atas Yordania.
Tag: #buka #perjuangan #davis #indonesia #lawan #togo #rifqi #fitriadi #siap #bawa #merah #putih #kunci #tiket #grup #dunia