Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
- Timnas Futsal Indonesia menghadapi Iran di final Piala Asia Futsal 2026 pada Sabtu (7/2/2026) di Jakarta.
- Pelatih Hector Souto menyatakan timnya bermain tanpa beban karena Iran sebagai juara bertahan memikul tekanan lebih besar.
- Indonesia berfokus pada pemulihan fisik dan kolektivitas untuk menghadapi Iran yang sangat dominan dalam sejarah turnamen.
Timnas Futsal Indonesia berada di ambang sejarah besar. Untuk pertama kalinya, Skuad Garuda menembus partai final Piala Asia Futsal 2026 dan akan menghadapi raksasa Asia, Iran, di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Alih-alih tertekan, Timnas Futsal Indonesia justru datang ke final dengan mental lepas dan penuh kepercayaan diri.
Pelatih kepala Hector Souto menegaskan bahwa status debutan di final membuat Indonesia tak memiliki beban apa pun. Sebaliknya, tekanan justru sepenuhnya berada di kubu Iran sebagai juara bertahan sekaligus tim tersukses sepanjang sejarah turnamen.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Jumat (6/2/2026), pelatih asal Spanyol itu menyampaikan filosofi yang menjadi pegangan timnya jelang laga puncak.
"Tekanan itu ada di hal lain, bukan di futsal. Futsal adalah kenikmatan (pleasure), bukan tekanan (pressure)," ujar Hector Souto kepada awak media.
"Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iran-lah yang seharusnya tertekan. Mereka wajib menang karena tradisi juara mereka," jelasnya.
Hector Souto bahkan memaparkan fakta statistik yang menegaskan betapa dominannya Iran di pentas Asia. Dari 17 edisi Piala Asia Futsal, Iran sukses keluar sebagai juara sebanyak 13 kali dan hanya menelan empat kekalahan dari total 105 pertandingan.
"Dari 105 pertandingan di AFC, Iran hanya kalah 4 kali. Mereka juara 13 kali dari 17 edisi. Jika mereka kalah besok, itu adalah kegagalan besar bagi mereka. Kami bisa gagal (karena underdog), tapi mereka tidak boleh," tambahnya.
Menariknya, Hector Souto juga menyinggung catatan sejarah yang memberi suntikan optimisme tersendiri bagi Timnas Futsal Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa kekalahan langka Iran di Piala Asia pernah terjadi saat mereka menghadapi tim yang dilatih oleh pelatih asal Spanyol.
"Hal baiknya adalah, mereka pernah kalah dari Miguel Rodrigo dua kali, dan dia orang Spanyol. Mereka juga kalah dari Pulpis di tahun 2012, dia juga orang Spanyol. Dan saya tidak tahu apakah Anda tahu dari mana saya berasal," ia menambahkan.
Dukungan publik tuan rumah juga diyakini menjadi faktor pembeda. Indonesia Arena dipastikan kembali dipadati lebih dari 10 ribu suporter yang siap memberi energi tambahan bagi Skuad Garuda.
Hal itu ditegaskan oleh salah satu pemain andalan Indonesia, Wendy Brian Lindrey Ick.
"Bagi saya tidak ada tekanan sama sekali, karena ini kali pertama Indonesia masuk final. Justru untuk memotivasi diri, saya merasa ini adalah rumah kita. Saya dan teman-teman tidak mau kalah di rumah sendiri," tegas Brian.
Secara taktik, Hector Souto menyadari tantangan besar yang dihadapi timnya. Iran datang ke final dengan kondisi fisik lebih segar setelah tidak menjalani extra time di semifinal. Karena itu, fokus utama Indonesia saat ini adalah pemulihan fisik dan pengelolaan tempo permainan.
"Kami sedang dalam proses pemulihan. Kemarin adalah laga yang melelahkan. Kami tidak bisa bermain dengan intensitas pressing tinggi selama 40 menit penuh melawan tim sekuat Iran. Kami harus bermain pintar (smart), mengatur tempo, dan membawa pertandingan hingga menit-menit akhir dengan peluang kemenangan," jelas Hector.
Meski mengakui kualitas individu pemain bintang Iran seperti Hossein Tayebi, Saeid Ahmad Abbasi, Moslem Oladghobad, dan Salar Aghapour, Hector Souto menegaskan bahwa kekuatan utama Timnas Futsal Indonesia terletak pada kolektivitas dan kebersamaan tim.
Final Piala Asia Futsal 2026 ini menjadi puncak perjalanan bersejarah Timnas Futsal Indonesia, yang sebelumnya telah menjuarai SEA Games dan ASEAN Futsal Championship. Di bawah kepemimpinan Hector Souto, Indonesia kini menjelma menjadi kekuatan baru yang siap menantang dominasi lama futsal Asia.
Jadwal Final Piala Asia Futsal 2026:
Laga: Indonesia vs Iran
Hari/Tanggal: Sabtu, 7 Februari 2026
Venue: Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Tag: #jelang #final #piala #asia #futsal #2027 #hector #souto #iran #yang #seharusnya #tertekan