Lantik 55 Pejabat Baru, Mentan Amran Pastikan Hasil Promosi Kerja Bukan Hadiah
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melantik 54 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 1 pejabat fungsional Ahli Utama. (Istimewa)
21:48
6 Februari 2026

Lantik 55 Pejabat Baru, Mentan Amran Pastikan Hasil Promosi Kerja Bukan Hadiah

  — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melantik 54 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 1 pejabat fungsional Ahli Utama di lingkungan Kementerian Pertanian. Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah.   Amran mengatakan, pejabat yang dipromosikan mengacu kepada penilaian kinerja, termasuk pengisian jabatan eselon II di 33 provinsi. Langkah ini sebagai bentuk reformasi birokrasi sektor pertanian.   “Hari ini kita melantik putra-putri terbaik Kementerian Pertanian. Ini bukan hadiah, tetapi hasil kerja keras saudara semua. Kami menerapkan meritokrasi, bebas dari korupsi, kolusi, dan intervensi. Nilai Anda murni dari kinerja,” kata Amran dalam pelantikan di kantor Kementan RI, Jakarta, Jumat (6/2).   Amran meminta kepada para pejabat baru untuo mengawal agenda strategis. Mulai dari  optimalisasi peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di bawah koordinasi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), percepatan optimalisasi lahan (oplah), program cetak sawah, brigade pangan, hingga penguatan hilirisasi pertanian.   

  Selain itu, Amran menekankan pentingnya laporan harian Luas Tambah Tanam (LTT) yang dievaluasi secara disiplin. “PPL adalah pasukan terdepan kita. Pimpin, bina, dan berdayakan mereka. Sampaikan capaian, inovasi, dan kebijakan kepada petani sampai ke pelosok,” imbuhnya.   Dalam kesempatan ini, Amran juga mengungkap capaian Kementan beberapa tahun terakhir. Seperti untuk pertama kalinya sejak kemerdekaan, Indonesia mampu mencatatkan lompatan kinerja pertanian, termasuk perbaikan tata kelola keuangan dari WDP menjadi WTP, peningkatan produksi, serta kontribusi Indonesia dalam menurunkan harga beras dunia.   “Petani Indonesia berkontribusi pada stabilitas pangan dunia. Ketika Indonesia berhenti impor, harga pangan global ikut turun. Ini sejarah, dan ini hasil kerja keras kita semua,” jelasnya.   Meski begitu, Amran meminta para pejabat tidak berpuas diri. Perlu ada peningkatan kinerja di sektor lainnya. Seperti ekspor beras, swasembada gula putih tanpa impor, serta hilirisasi pertanian.   “Tidak boleh ada jual beli bantuan, tidak boleh ada fee. Kalau ada yang melanggar, saya pastikan diberhentikan. Cari petani yang paling membutuhkan, sampai ke pelosok,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #lantik #pejabat #baru #mentan #amran #pastikan #hasil #promosi #kerja #bukan #hadiah

KOMENTAR