Dituding PSI Tak Mengakui Jokowi atas Kemenangan Elektoral, PDIP Ungkit Pemilu 2024 Penuh Pengkhianatan
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (6/2). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
22:32
6 Februari 2026

Dituding PSI Tak Mengakui Jokowi atas Kemenangan Elektoral, PDIP Ungkit Pemilu 2024 Penuh Pengkhianatan

- Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristoyanto, menanggapi sindiran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tidak mengakui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) atas kemenangan elektoral PDIP. Hasto lantas mengungkit bahwa Pemilu 2024 sangat penuh dengan pengkhianatan.

"Kan Pemilu 2024 menguji kita. Begitu banyak pengkhianatan, kita ditinggal, PDI Perjuangan dikepung, itu kan PDI Perjuangan tetap dipercaya rakyat," kata Hasto ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (6/2).

Hasto menyebut, meski berbagai pihak mencoba melucuti PDIP pada Pemilu 2024, tetapi perolehan kursi legislatif di DPR tetap meraih yang tertinggi.

"Pemenang pemilu legislatif adalah PDI Perjuangan, kemudian kursi di DPRD Kabupaten/Kota kami bertambah, dan kemudian kepala daerah itu juga masih dimenangkan oleh PDI Perjuangan," tegasnya.

Hasto menegaskan, kemenangan PDIP pada pesta demokrasi merupakan kepercayaan rakyat atas partai berlambang banteng. Meski memang berbagai tekanan menerjang PDIP.

"Itu menunjukkan kepercayaan rakyat dan basis resilience dari partai di dalam menghadapi berbagai tekanan-tekanan termasuk menggunakan hukum, fenomena hadirnya parcok (partai cokelat) dalam seluruh aspek pemilu, itu menunjukkan PDI punya daya tahan," ujarnya.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan tudingan atas tidak mengakui Jokowi dalam kemenangan elektoral tidak dibenarkan. Ia menyatakan, kemenangan PDIP atas setiap pesta demokrasi merupakan hasil kerja kolektif gotong royong.

"Kekuatan kami sebenarnya terletak kepada dukungan kolektif, kerja kolektif gotong royong dari anggota yang mendapatkan dukungan dari rakyat," pungkasnya.

 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra

Tag:  #dituding #mengakui #jokowi #atas #kemenangan #elektoral #pdip #ungkit #pemilu #2024 #penuh #pengkhianatan

KOMENTAR