Jepang Akan Hidupkan Lagi PLTN Terbesar di Dunia, Warga Menolak Keras
Reaktor unit 7 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki-Kariwa di Kashiwazaki, Jepang, saat difoto pada 6 Agustus 2024.(AFP/YUICHI YAMAZAKI)
23:12
6 Februari 2026

Jepang Akan Hidupkan Lagi PLTN Terbesar di Dunia, Warga Menolak Keras

- Pemerintah Jepang melalui Tokyo Electric Power Company (Tepco) mengonfirmasi, akan mengaktifkan kembali reaktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki-Kariwa, pekan depan.

Langkah ini dilakukan setelah upaya reaktivasi sebelumnya sempat terhambat akibat kendala teknis pada sistem pemantauan.

Kepala PLTN Kashiwazaki-Kariwa, Takeyuki Inagaki, menyatakan proses pengaktifan ulang akan dimulai pada 9 Februari 2026.

Baca juga: Jepang Mau Hidupkan Lagi PLTN Tahun Depan, Risiko Dipertanyakan

“Kami berencana untuk menyalakan kembali reaktor pada 9 Februari,” ujar Inagaki dalam konferensi pers yang digelar Jumat (6/2/2026) waktu setempat.

Pengumuman ini disampaikan menyusul kegagalan reaktivasi pada 21 Januari lalu, seperti dilansir AFP.

Saat itu, Tepco sempat menyalakan reaktor, tetapi mematikannya kembali keesokan hari setelah sistem alarm mendeteksi gangguan.

Inagaki menjelaskan bahwa alarm tersebut berbunyi bukan karena potensi bahaya nyata, melainkan akibat kesalahan konfigurasi sistem.

“Karena kesalahan dalam konfigurasinya, alarm mendeteksi sedikit perubahan arus listrik pada salah satu kabel, meskipun perubahan tersebut masih dalam rentang yang dianggap aman,” jelas Inagaki.

Ia menambahkan, pengaturan alarm telah disesuaikan dan reaktor dinyatakan aman untuk beroperasi.

Setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh, operasional komersial PLTN ini dijadwalkan dimulai paling cepat pada 18 Maret 2026.

Baca juga: Usai Bencana Nuklir Fukushima 2011, Jepang Siap Operasikan PLTN Lagi

Target energi Jepang

Pemandangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki-Kariwa di Kashiwazaki, Jepang, 18 Juli 2007.AFP/KAZUHIRO NOGI Pemandangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki-Kariwa di Kashiwazaki, Jepang, 18 Juli 2007.PLTN Kashiwazaki-Kariwa merupakan fasilitas tenaga nuklir dengan kapasitas potensial terbesar di dunia.

Meski memiliki tujuh reaktor, hanya satu yang akan diaktifkan dalam tahap awal ini.

PLTN ini nonaktif sejak Jepang menghentikan seluruh operasi PLTN pascabencana gempa bumi dan tsunami 2011 yang menyebabkan melelehnya reaktor di Fukushima Daiichi.

Reaktivasi ini menjadi langkah penting, mengingat Kashiwazaki-Kariwa merupakan unit pertama yang dioperasikan kembali oleh TEPCO sejak bencana 2011.

Saat ini, Jepang sedang menghidupkan kembali pemanfaatan energi nuklir untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Langkah tersebut juga diambil demi mendukung target netral karbon pada 2050.

Di sisi lain, pemerintah menilai energi nuklir menjadi solusi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan listrik, termasuk dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Baca juga: Jepang Turunkan Robot dalam Misi Bersihkan Sisa Radioaktif di PLTN Fukushima Daiichi

Penolakan warga

Meski dianggap strategis bagi ketahanan energi nasional, reaktivasi PLTN Kashiwazaki-Kariwa menuai penolakan dari masyarakat lokal.

Survei yang dilakukan Pemerintah Prefektur Niigata pada September 2025 menunjukkan bahwa sekitar 60 persen warga menolak pengaktifan kembali reaktor, sedangkan hanya 37 persen yang mendukung.

Pada Januari lalu, tujuh kelompok penentang nuklir menyerahkan petisi kepada TEPCO dan Otoritas Regulasi Nuklir Jepang.

Petisi tersebut ditandatangani oleh hampir 40.000 orang.

Warga menyuarakan kekhawatiran terhadap lokasi PLTN yang berada di zona sesar gempa aktif.

Mereka juga mengingatkan peristiwa gempa tahun 2007 yang sempat mengguncang fasilitas tersebut, sebagai alasan utama penolakan.

Baca juga: Diserbu Ubur-ubur, PLTN Perancis Langsung Lumpuh

Sumber: Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru

Tag:  #jepang #akan #hidupkan #lagi #pltn #terbesar #dunia #warga #menolak #keras

KOMENTAR