Pertamina NRE Resmi Catat Kepemilikan 20 Persen Saham CREC di Bursa Efek Filipina
Penandatanganan Share Subscription Agreement antara Pertamina New & Renewable Energy (NRE) dan Citicore Renewable Energy (CREC) di Jakarta pada Juni 2025.(Dok. Pertamina)
20:08
2 Februari 2026

Pertamina NRE Resmi Catat Kepemilikan 20 Persen Saham CREC di Bursa Efek Filipina

- Pertamina New & Renewable Energy (NRE) resmi menjadi pemegang saham emiten perusahaan raksasa energi baru dan terbarukan (EBT) Filipina, Citicore Renewable Energy (CREC). Kepemilikan saham ini telah tercatat di Philippine Stock Exchange (PSE) pada Selasa (13/1/2026).

Sebelumnya, Pertamina NRE telah menyelesaikan akuisisi 20 persen saham CREC dengan nilai investasi sekitar 120 juta dollar Amerika Serikat (AS) melalui penandatanganan Share Subscription Agreement di Jakarta pada Juni 2025.

Langkah tersebut menjadi tonggak penting bagi Pertamina NRE untuk memperkuat portofolio bisnis energi terbarukan, khususnya di pasar regional Asia Tenggara.

Penjabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary Pertamina NRE Rika Gresia Wahyudi menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas terpasang EBT.

Baca juga: Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Gandeng Perusahaan China

“Dengan menjadi pemegang saham di emiten EBT terkemuka di Filipina, Pertamina NRE bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor EBT, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (2/2/2026).

Rika menekankan bahwa investasi Pertamina NRE di CREC sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat kolaborasi regional dan mendorong percepatan transisi energi di Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Sejalan dengan semangat kolaborasi regional dalam pengembangan energi bersih, CEO & President CREC Oliver Y Tan menyampaikan bahwa kemitraan dengan Pertamina NRE menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi keahlian dan pengalaman di sektor energi terbarukan.

"Seraya memajukan sektor EBT di Filipina, kemitraan ini sesuai dengan pengalaman dan keahlian kami di teknologi energi terbarukan," ungkapnya.

Baca juga: Inggris Catat Rekor Tertinggi Produksi Listrik Energi Terbarukan pada 2025

Oliver optimistis, melalui kerja sama ini, Pertamina NRE dan CREC dapat memajukan tujuan transisi energi Filipina dan Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan di seluruh kawasan ASEAN melalui energi terbarukan.

Keunggulan CREC

Sebagai perusahaan energi terbarukan terkemuka di Filipina, CREC memiliki portofolio proyek tenaga surya yang berkembang pesat.

Hingga Desember 2025, CREC tercatat memiliki gross installed capacity sebesar 596 megawatt-peak (MWp) dan menargetkan kapasitas terpasang mencapai 5 gigawatt (GW) pada 2029.

Selain itu, CREC juga berkomitmen untuk terus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan pengurangan emisi karbon.

Melalui kemitraan strategis ini, Pertamina NRE dan CREC diharapkan dapat membangun sinergi yang lebih luas, tidak hanya memberikan nilai tambah bagi Pertamina NRE, tetapi juga memperkuat pengembangan EBT di kawasan.

Baca juga: Kembangkan Energi Bersih, Pertamina NRE Gandeng Perusahaan China

Ke depan, kedua perusahaan juga diharapkan dapat berkolaborasi dalam mengerjakan proyek-proyek EBT di Indonesia dan Asia Tenggara, serta meningkatkan keahlian teknis dan transfer teknologi.

Melalui inisiatif strategis ini, Pertamina NRE secara konsisten memperkuat perannya sebagai perusahaan EBT yang siap mendukung program pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional.

Kolaborasi ini juga menjadi fondasi bagi Pertamina NRE untuk memperluas kapabilitas bisnis energi terbarukan yang berdaya saing, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. 

Direktur CREC Eri Reksoprodjo yang mewakili Pertamina NRE berharap, perusahaan tidak hanya memperoleh keuntungan finansial dari kepemilikan saham CREC, tetapi juga dapat belajar dan memanfaatkan potensi kerja sama yang saling menguntungkan, memberikan nilai tambah, serta meningkatkan kinerja portofolio pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia.

Baca juga: Saat Pertamina NRE Menjajaki China untuk Percepat Energi Bersih RI

Tag:  #pertamina #resmi #catat #kepemilikan #persen #saham #crec #bursa #efek #filipina

KOMENTAR