Jangan Kecele! Baduy Dalam Tutup Mulai 20 Januari 2026 Karena Alasan Ini
Kawasan adat Baduy Dalam di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, dipastikan ditutup total bagi wisatawan mulai 20 Januari 2026.
Namun, tenang saja karena penutupan ini hanya berlangsung sementara. Penutupan berlangsung selama tiga bulan dan mencakup tiga kampung utama: Cibeo, Cikeusik, dan Cikawartana.
Lalu, apa penyebab utama penutupan ini? Jawabannya adalah pelaksanaan ritual sakral Kawalu.
Mengapa Baduy Dalam ditutup sementara untuk wisatawan?
Tetua adat sekaligus Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, menegaskan bahwa penutupan dilakukan untuk menghormati jalannya ritual adat Kawalu, sebuah ibadah penting yang dijalankan setahun sekali oleh masyarakat Baduy Dalam.
“Kami minta pengunjung, wisatawan, agar mematuhi larangan memasuki perkampungan Baduy Dalam,” jelas Jaro Oom.
Pada tahun 2026, ritual ini bertepatan dengan 1 Kawalu Tembeuy dalam kalender adat Baduy. Karena sifatnya yang sangat sakral, selama rangkaian Kawalu berlangsung semua aktivitas luar dan kunjungan wisata tidak diperbolehkan.
Apa itu Ritual Kawalu?
Ritual Kawalu adalah tradisi tahunan masyarakat Baduy Dalam yang memiliki makna spiritual mendalam. Berikut penjelasannya:
1. Masa penyucian diri
Selama Kawalu, warga Baduy Dalam menjalankan puasa seharian penuh sebagai bentuk penyucian diri dan pengendalian diri.
Ritual ini bukan sekadar tradisi, tetapi dianggap sebagai wajib adat yang diwariskan turun-temurun.
2. Momen mendekatkan diri kepada Sang Pencipta
Jaro Oom menjelaskan bahwa Kawalu merupakan waktu bagi masyarakat untuk berintrospeksi dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Karena sifatnya sakral, wilayah Baduy Dalam dibuat lebih hening dan tertutup, tanpa kehadiran wisatawan agar prosesi ibadah berjalan khidmat.
3. Durasi tiga bulan
Kawalu berlangsung bertahap dari akhir Januari hingga Maret. Sepanjang periode itu, aktivitas sosial masyarakat juga menyesuaikan kondisi spiritual yang sedang dijalani.
Kunjungan sangat terbatas selama penutupan
Meskipun ditutup untuk umum, adat Baduy tetap memberi toleransi terbatas untuk tamu berkepentingan khusus, misalnya pejabat negara.
Namun jumlahnya dibatasi maksimal 10 orang per rombongan dan harus mengikuti aturan adat yang ketat.
Baduy Luar tetap dibuka untuk wisata
Bagi wisatawan yang tetap ingin merasakan atmosfer budaya Baduy, kawasan Baduy Luar masih terbuka sepenuhnya. Pemerintah Desa Kanekes merilis daftar kampung yang tetap boleh dikunjungi:
- Kaduketug 1, 2, dan 3
- Cipondok
- Lebak Jeruk
- Balimbing
- Marengo
- Cikua
- Gajeboh
- Kadujangkung
- Kadugede
- Karahkal
- Cempaka
- Cijanar
- Ciranji
- Lebak Huni
Pengunjung tetap diimbau untuk menghormati adat setempat, menjaga kebersihan, dan mengikuti batas-batas yang telah ditetapkan selama Kawalu berlangsung.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wisata Badui Dalam Tutup 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026, Ada Ritual Kawalu
Tag: #jangan #kecele #baduy #dalam #tutup #mulai #januari #2026 #karena #alasan