Turis Asing Makin Doyan Naik Kereta, KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Lonjakan Penumpang WNA Saat Nataru
Turis asing gunakan layanan kereta api(Dok. KAI DAOP 4 Semarang)
19:14
8 Januari 2026

Turis Asing Makin Doyan Naik Kereta, KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Lonjakan Penumpang WNA Saat Nataru

Minat wisatawan mancanegara untuk menjelajahi Indonesia menggunakan kereta api semakin meningkat.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat 13.111 penumpang warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api sepanjang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Jumlah tersebut naik 6 persen dibanding periode Nataru 2024/2025 yang sebelumnya melayani 12.425 penumpang asing.

“Data ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dan tingginya minat wisatawan internasional terhadap moda transportasi rel,” ujar Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Rabu.

Lonjakan turis asing dongkrak penggunaan kereta api

Feni menjelaskan bahwa libur akhir tahun dimanfaatkan banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk berlibur ke Yogyakarta, Solo, dan wilayah sekitarnya.

Kenaikan kunjungan turis asing tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mendorong meningkatnya penggunaan moda kereta api sebagai transportasi utama.

“Minat wisatawan asing terhadap layanan KAI tidak lepas dari faktor keselamatan, kenyamanan, kemudahan akses, serta keterpaduan layanan dengan moda transportasi lainnya,” katanya.

Rincian penumpang turis asing: Yogyakarta jadi favorit

Dari total 13.111 penumpang WNA, sebanyak 6.549 merupakan penumpang berangkat, sedangkan 6.562 merupakan penumpang datang. Tiga stasiun dengan jumlah penumpang WNA tertinggi adalah:

Keberangkatan terbanyak

  • Stasiun Yogyakarta: 4.875 penumpang
  • Stasiun Solo Balapan: 745 penumpang
  • Stasiun Lempuyangan: 543 penumpang

Turis asing berwisata naik kereta api.Dok. KAI Turis asing berwisata naik kereta api.

Kedatangan terbanyak

  • Stasiun Yogyakarta: 4.484 penumpang
  • Stasiun Solo Balapan: 764 penumpang
  • Stasiun Lempuyangan: 578 penumpang

Data tersebut menegaskan bahwa Yogyakarta tetap menjadi magnet wisata utama sekaligus gerbang besar bagi turis mancanegara yang ingin menjelajahi budaya, alam, dan destinasi unggulan di Jawa Tengah.

Kereta api jadi Pilihan turis Asia Tenggara hingga Eropa

Menurut Feni, wisatawan dari Asia Tenggara hingga Eropa kini semakin memilih kereta api untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh di Pulau Jawa.

Tren ini bahkan menunjukkan pergeseran preferensi dari kendaraan pribadi ke transportasi massal yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan nyaman.

“Ini menjadi sinyal positif bahwa KAI telah dipercaya sebagai transportasi andal oleh wisatawan asing,” jelasnya.

Untuk terus mendukung pengalaman terbaik bagi turis internasional, KAI Daop 6 melakukan berbagai inovasi pelayanan, meliputi:

  • Aplikasi pemesanan tiket versi bahasa Inggris
  • Informasi wisata di area stasiun
  • Wifi gratis di stasiun dan kereta
  • Pembagian merchandise gratis
  • Pelatihan khusus bagi petugas frontliner untuk menangani turis asing

KAI Daop 6 juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor pariwisata untuk mempermudah akses transportasi menuju destinasi unggulan selama masa libur akhir tahun.

“Kami ingin setiap penumpang, baik domestik maupun internasional, mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Indonesia melalui layanan kereta api yang prima,” tutup Feni.

Tag:  #turis #asing #makin #doyan #naik #kereta #daop #yogyakarta #catat #lonjakan #penumpang #saat #nataru

KOMENTAR