9 Tips Naik KRL, LRT dan MRT Saat Ramadhan agar Tetap Nyaman Meski Padat
- 9 tips naik KRL, LRT, dan MRT saat Ramadan agar tetap nyaman, hemat waktu, dan lancar meski padat jelang berbuka puasa.
JawaPos.com - Ramadhan selalu membawa suasana berbeda di Jakarta dan sekitarnya. Jam pulang kerja terasa lebih ramai, stasiun makin penuh menjelang maghrib, dan energi tubuh tentu tidak sekuat hari biasa.
Buat kamu yang mengandalkan moda berbasis rel seperti KRL Commuter Line, MRT Jakarta, LRT Jabodebek, maupun LRT Jakarta, ada beberapa strategi sederhana supaya perjalanan tetap lancar tanpa mengganggu ibadah puasa.
Berikut sembilan tips yang bisa kamu terapkan selama Ramadhan.
1. Geser Jam Berangkat untuk Hindari Lonjakan Penumpang
Kepadatan biasanya memuncak pukul 16.30–18.30 WIB. Jika memungkinkan, pulang sedikit lebih awal atau menunda perjalanan setelah berbuka dan tarawih bisa membuat perjalanan jauh lebih nyaman.
2. Siapkan Takjil Sederhana di Tas
Sebagian besar moda berbasis rel memberi kelonggaran berbuka puasa di dalam kereta dengan aturan tertentu. Cukup bawa air mineral dan kurma atau roti kecil. Hindari makanan beraroma tajam agar tidak mengganggu penumpang lain.
3. Isi Saldo Sejak Siang Hari
Jangan tunggu saldo habis saat tubuh sudah lemas. Pastikan kartu elektronik atau aplikasi pembayaran sudah terisi sebelum jam sibuk agar tidak perlu antre panjang di mesin tiket.
4. Jangan Ragu Menunggu Kereta Berikutnya
Jika gerbong terlalu penuh, pertimbangkan menunggu jadwal selanjutnya. Selisih beberapa menit bisa membuat kamu mendapat ruang lebih lega untuk berdiri atau bahkan duduk.
5. Pilih Posisi Berdiri yang Aman
Saat tidak kebagian kursi, cari pegangan stabil dan berdiri dekat pintu jika jarak tempuhmu singkat. Ini memudahkan turun tanpa harus berdesakan.
6. Jaga Asupan Saat Sahur
Perjalanan sore saat Ramadhan terasa lebih menguras tenaga. Pastikan sahur dengan makanan bergizi dan cukup air agar tubuh tidak cepat lemas di perjalanan.
7. Gunakan Pakaian Nyaman dan Menyerap Keringat
Cuaca panas dan kepadatan bisa membuat tubuh mudah gerah. Pilih pakaian ringan dan sepatu yang nyaman agar perjalanan tidak terasa semakin berat.
8. Manfaatkan Integrasi Antar Moda
Rencanakan rute sejak awal. Misalnya turun dari KRL lalu lanjut MRT atau LRT untuk memangkas waktu tempuh. Integrasi antarmoda membantu kamu lebih efisien di tengah padatnya mobilitas Ramadhan.
9. Jaga Etika dan Empati Selama Perjalanan
Ramadhan adalah bulan menahan diri. Saat kereta penuh, dahulukan penumpang yang turun, beri ruang bagi lansia dan ibu hamil, serta tetap sabar meski situasi ramai. Sikap kecil seperti ini membuat perjalanan terasa lebih manusiawi.
Kesimpulannya, naik KRL, LRT, dan MRT saat Ramadhan memang butuh penyesuaian. Namun dengan perencanaan waktu, persiapan sederhana, dan menjaga kondisi tubuh, kamu tetap bisa menjalani mobilitas harian dengan nyaman meski kota terasa lebih sibuk dari biasanya.
Tag: #tips #naik #saat #ramadhan #agar #tetap #nyaman #meski #padat