Gen Z Jadi Akselerator Pertumbuhan E-wallet
Ilustrasi Gen Z(FREEPIK/FREEPIK)
22:48
23 Februari 2026

Gen Z Jadi Akselerator Pertumbuhan E-wallet

Studi terbaru Ipsos Indonesia bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape, menyoroti peran Generasi Z sebagai akselerator utama adopsi dompet digital.

Sebagai digital natives, Gen Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap kemudahan dan integrasi layanan.

Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma menilai, dalam kategori penggunaan tiga bulan terakhir (P3M), 88 persen Gen Z memilih ShopeePay sebagai dompet digital yang paling sering digunakan.

Disusul DANA (72 persen), GoPay (68 persen), dan OVO (47 persen).

Baca juga: DJP Bisa Intip Transaksi Kripto hingga E-wallet Mulai 2026

“Keputusan Gen Z dipengaruhi faktor kepraktisan (57 persen), bebas biaya administrasi (49 persen), serta fleksibilitas penggunaan di berbagai merchant (4 persen)," kata Andi secara virtual, Senin (23/2/2026).

Pada kategori gaming dan layanan digital, ShopeePay memimpin untuk top-up game dengan 46 persen, diikuti DANA (28 persen), GoPay (19 persen), dan OVO (4 persen). Dari sisi persepsi kemudahan proses top-up, ShopeePay juga unggul dengan 54 persen.

“Gen Z tidak lagi melihat dompet digital sebagai alat bayar alternatif, melainkan bagian dari gaya hidup. Siapa yang mampu mengintegrasikan hiburan seperti gaming dengan kemudahan transaksi dalam satu klik, dialah yang akan memenangkan pasar dalam dekade ini,” tambah Andi.

Andi mengatakan, pembayaran digital Indonesia telah memasuki fase matang, di mana persaingan tidak lagi semata soal fitur, melainkan relevansi dengan kebutuhan harian pengguna.

Promo memang menjadi pintu masuk utama. Namun dalam jangka panjang, integrasi ekosistem, kemudahan penggunaan, keamanan, dan relevansi dengan gaya hidup akan menjadi pembeda utama,” tegas Andi.

Baca juga: Apa Itu E Wallet, Kegunaan, dan Cara Kerjanya

Tag:  #jadi #akselerator #pertumbuhan #wallet

KOMENTAR