Rutinitas Tidak Biasa CEO AI Google, Punya ''Dua Waktu Kerja'' dalam Sehari
CEO Google DeepMind, Demis Hassabis(Google)
14:03
17 Februari 2026

Rutinitas Tidak Biasa CEO AI Google, Punya ''Dua Waktu Kerja'' dalam Sehari

– Sejumlah petinggi perusahaan teknologi seperti CEO Alphabet Sundar Pichai, CEO Apple Tim Cook, hingga CEO Meta Mark Zuckerberg dikenal memiliki rutinitas tidur yang relatif teratur pada malam hari.

Namun, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, menjalani pola berbeda. Hassabis mengaku tidur sekitar enam jam per hari. Akan tetapi, waktu tidurnya bukan pada malam hari, melainkan dimulai setelah subuh.

"Saya mencoba tidur enam jam, tetapi kebiasaan tidur saya tidak biasa. Saya mengaturnya (tidur) di siang hari," kata Hassabis dalam wawancara dengan Fortune baru-baru ini.

Dalam kesehariannya, Hassabis menghabiskan waktu kerja pertama di kantor untuk rapat dan berbagai aktivitas operasional. Setelah itu, ia pulang, makan malam, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Baca juga: Mengapa ASMR Jadi Andalan Banyak Orang untuk Tidur Nyenyak?

Usai aktivitas tersebut, ia memulai "hari kerja kedua" sekitar pukul 22.00 hingga 04.00 pagi. Pada waktu inilah ia fokus berpikir, melakukan riset, dan mengerjakan pekerjaan kreatif.

"Lalu saya memulai hari kerja kedua sekitar pukul 10 malam sampai pukul 4 pagi, di mana saya berpikir dan melakukan riset dan pekerjaan kreatif," jelas dia.

Menurut Hassabis, ia bukan tipe orang yang produktif saat pagi atau siang hari, melainkan lebih optimal bekerja pada dini hari. Sekitar pukul 04.00, ia baru tidur hingga sekitar pukul 10.00 pagi, sebelum kembali beraktivitas di kantor.

Rutinitas ini telah dijalankan Hassabis selama sekitar satu dekade, sejak memimpin DeepMind. Perusahaan tersebut didirikan pada 2010 sebagai laboratorium AI, sebelum akhirnya diakuisisi Google pada 2014.

Pada 2023, DeepMind digabung dengan Google Brain dan membentuk Google DeepMind. Divisi ini mengembangkan berbagai produk AI Google, termasuk Gemini.

Baca juga: Bangun Tidur Jangan Langsung Membuka HP, Begini Dampaknya

Meski demikian, Hassabis menyadari pola tidurnya tidak ideal. Ia mengakui bahwa kebiasaan tersebut dapat berdampak kurang baik bagi otak, mengingat anjuran umum waktu tidur orang dewasa berkisar 7–9 jam per hari.

Pola kerja serupa juga pernah diungkap sejumlah petinggi teknologi lain, terutama pada fase awal membangun perusahaan.

CEO Tesla, Elon Musk, misalnya, mengaku tidur sekitar enam jam agar tetap optimal bekerja. Dalam wawancara dengan Bloomberg pada 2018, Musk juga menyatakan pernah tidur di lantai pabrik Tesla selama periode produksi tertentu.

Tag:  #rutinitas #tidak #biasa #google #punya #waktu #kerja #dalam #sehari

KOMENTAR