Sering Lemas di Jalan Saat Puasa? Ini Tips Aman Berkendara Motor Biar Tetap Fokus
Ilustrasi: Berkendara sepeda motor di musim hujan. (MCN)
15:32
17 Februari 2026

Sering Lemas di Jalan Saat Puasa? Ini Tips Aman Berkendara Motor Biar Tetap Fokus

- Berkendara motor saat puasa membutuhkan konsentrasi dan kondisi fisik yang prima. Menahan lapar dan haus selama berjam-jam bisa memengaruhi fokus, refleks, bahkan emosi saat berada di jalan. Karena itu, penting memahami tips aman berkendara motor saat puasa agar perjalanan tetap nyaman dan selamat sampai tujuan.

Tak sedikit pertanyaan kenapa berkendara saat puasa perlu perhatian ekstra? Saat puasa, kadar gula darah menurun dan tubuh lebih mudah lelah. Kondisi ini bisa menyebabkan: konsentrasi menurun, refleks melambat, mudah mengantuk dan emosi lebih sensitif.

Berikut panduan lengkapnya dalam berkendara dengan aman dan nyaman, karena jika tidak diantisipasi, risiko kecelakaan bisa meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

1. Pastikan Sahur Bergizi dan Cukup Cairan

Kunci utama aman berkendara roda dua saat puasa adalah kondisi tubuh yang fit. Saat sahur konsumsi karbohidrat kompleks (nasi merah, roti gandum). Tambahkan protein (telur, ayam, tahu, tempe) dan perbanyak sayur dan buah. Jangan lupa minum air putih yang cukup. Hindari makanan terlalu manis atau berminyak karena bisa membuat tubuh cepat lemas di siang hari.

2. Hindari Berkendara di Jam Rawan Lelah

Menjelang magrib biasanya kondisi fisik berada di titik terendah. Selain itu, lalu lintas sering lebih padat karena banyak orang berburu takjil.
Tipsnya: Jika memungkinkan, atur jadwal perjalanan lebih awal dan berkendara dengan kecepatan stabil. Jaga jarak aman minimal 2–3 detik dari kendaraan depan. Ini penting untuk menjaga keselamatan berkendara saat puasa Ramadan.

3. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Nyaman

Cuaca panas bisa membuat tubuh cepat kehilangan energi. Gunakan perlengkapan yang mendukung kenyamanan: dengan menggunakan helm berstandar SNI dengan ventilasi baik, jaket berbahan adem, sarung tangan dan sepatu tertutup. Perlengkapan yang tepat membantu menjaga fokus selama perjalanan.

4. Jangan Memaksakan Diri Jika Mengantuk

Mengantuk adalah musuh utama saat berkendara motor. Jika mulai merasa: pusing, pandangan tidak fokus, menguap terus-menerus maka segera berhenti di tempat aman untuk beristirahat 5–10 menit. Jangan memaksakan diri demi mengejar waktu berbuka.

5. Kendalikan Emosi dan Hindari Berkendara Agresif

Saat puasa, emosi lebih mudah terpancing. Hindari: menyalip sembarangan, berkendara terlalu kencang, membalas pengendara lain dengan agresif. Berkendara dengan sabar dan tenang adalah kunci nyaman naik motor saat puasa.

6. Pastikan Motor dalam Kondisi Prima

Motor yang bermasalah bisa menambah beban fisik dan mental. Sebelum berangkat, periksa: tekanan angin ban, rem depan dan belakang
Oli mesin, lampu dan klakson. Motor yang sehat membuat perjalanan lebih aman dan efisien.

Tips aman berkendara motor saat puasa sangat penting untuk menjaga keselamatan selama Ramadan. Dengan tubuh yang fit, perlengkapan lengkap, pengendalian emosi, dan kondisi motor prima, risiko kecelakaan bisa diminimalkan. Ingat, keselamatan lebih penting daripada terburu-buru sampai tujuan. Tetap fokus, tetap sabar, dan selamat berkendara selama puasa.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra

Tag:  #sering #lemas #jalan #saat #puasa #tips #aman #berkendara #motor #biar #tetap #fokus

KOMENTAR