Ketika Treble Legendaris Man United pada 1999 Dinodai Arsenal...
- Tanggal 17 Februari 1999 meninggalkan memori yang menyebalkan untuk Manchester United di Liga Inggris. Pelakunya adalah Arsenal sang musuh bebuyutan.
Penikmat sepak bola Inggris tentu memahami betul mengenai rivalitas Manchester United dan Arsenal di era Premier League.
Perseteruan kedua tim ini meruncing sejak Arsene Wenger mulai memegang jabatan pelatih The Gunners pada edisi 1996-1997.
Kedigdayaan Man United asuhan Sir Alex Ferguson yang berhasil memenangi empat titel dalam lima penyelenggaraan perdana Premier League terusik dengan kehadiran Wenger.
Baca juga: Kisah Wayne Rooney Jadi Pemusnah Tabu Man United di Kandang AC Milan
Maklum, pelatih berkebangsaan Perancis itu mampu menyabet trofi juara pada musim keduanya, yakni 1997-1998.
Musim berikutnya, Man United berniat merebut kembali status sebagai klub terbaik Inggris dengan mengalahkan Arsenal
Man United ingin lebih baik dari rivalnya dalam hal perolehan poin di tabel klasemen akhir maupun ketika berhadapan langsung di atas lapangan.
Derita Man United Tak Bisa Kalahkan Arsenal
Kenyataannya, misi Man United hanya tercapai separuh. Tim Setan Merah barangkali mampu menjuarai Liga Inggris 1998-1999.
Baca juga: Momen Pippo Inzaghi dan Kaka Jadi Monster Gol AC Milan 20 Tahun Silam
Bahkan, menyempurnakan prestasi dengan merengkuh trofi Piala FA dan Liga Champions, tapi mereka tak bisa mengalahkan Arsenal dalam dua pertemuan musim itu.
Man United menyerah 0-3 pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Highbury, 20 September 1998.
Nwankwo Kanu (kanan) dibayangi Roy Keane dalam pertandingan Piala FA Man United vs Arsenal di stadion Old Trafford di Manchester 17 Februari 1999. (GAMBAR ELEKTRONIK) (Foto oleh OWEN HUMPHREYS / PRESS ASSOCIATION / AFP)
Tekad balas dendam pun diusung ketika pasukan Ferguson gantian menjamu sang rival di Old Trafford pada 17 Februari 1999.
Kendala datang dari alam berupa guyuran hujan deras di Old Trafford. Situasi ini menyulitkan Man United.
Baca juga: Cerita Jurnalis Indonesia Luluhkan Hati Pelatih Timnas Piala Dunia U17 2023 dengan Syal Persib
Permainan mereka tak berkembang karena bola yang berada di lapangan becek tentu akan lebih sulit dikontrol oleh para pemain.
Dampak cuaca buruk paling terasa sewaktu Man United mendapat hadiah penalti di pertengahan babak pertama.
Dwight Yorke yang melangkah maju sebagai eksekutor gagal setelah tembakannya meleset dari sasaran.
Usai momen itu, Man United tetap lebih dominan menekan pertahanan Arsenal guna mencari gol.
Baca juga: Sejarah 11 Februari 2006, Mulut Besar Jose Mourinho Ditampar Tim Gurem
Akan tetapi, tak ada satu pun gol yang tercipta hingga turun minum dan babak pertama berakhir dengan kedudukan sama kuat 0-0.
Man United Kecolongan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Arsenal lebih dulu mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya, Nicolas Anelka sukses memecah kebuntuan.
Anelka mencetak gol melalui sepakan kaki kanan nan akurat memaksimalkan operan matang dari Nwankwo Kanu pada menit ke-48.
Tak ingin kalah lagi, Man United berusaha menekan balik. Deretan gelandang meningkatkan intensitas umpan kepada para penyerang.
Baca juga: Persija Dominan di Daftar Nominasi PSSI Awards, Bisa Kantongi 3 Gelar
David Beckham, Nicky Butt, Roy Keane, hingga dua bek sayap, Gary dan Phil Neville terus bekerja keras di sisa waktu.
Akhirnya, Andy Cole menyamakan kedudukan lewat sontekan jarak dekat memanfaatkan umpan silang Phil Neville pada menit ke-60.
Dari sini, pertandingan berjalan semakin sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar kemenangan.
Namun, tak ada gol lagi yang tercipta sampai wasit Gary Willard meniup peluit akhir. Skor imbang 1-1 menutup pertandingan.
Baca juga: Kata Fajar Fathurrahman dan Ghadiza Asnanza Usai Masuk Nominasi PSSI Awards 2026
Man United pun mesti menerima fakta bahwa mereka tak bisa mengalahkan Arsenal meski gelar juara mampu dikantongi pada pengujung musim itu.
Rekaman Pertandingan
Man United vs Arsenal 1-1
Rabu, 17 Februari 1999
Man United (4-4-2): 1-Schmeichel; 2-G. Neville, 5-Johnsen, 6-Stam, 12-P. Neville; 7-Beckham, 8-Butt (11-Giggs 78'), 16-Keane, 15-Blomqvist (18-Scholes 61'); 19-Yorke, 9-Cole
Cadangan: 17-Van der Gouw, 20-Solksjaer, 24-Brown
Pelatih: Ferguson (Sko)
Arsenal (4-4-2): 1-Seaman; 2-Dixon, 3-Winterburn (7-Vivas 78'), 5-Bould, 6-Adams; 4-Vieira, 16-Hughes, 15-Parlour, 11-Overmars (27-Diawara 87'); 25-Kanu (19-Garde 61'), 9-Anelka
Cadangan: 13-Manninger, 18-Grimandi
Pelatih: Wenger (Pra)
Stadion: Old Trafford (55.171)
Gol: Cole 60'/Anelka 48'
Wasit: Willard
Kartu Kuning: Yorke, Keane (M)/Parlour, Vieira, Bould (A)}
Kartu Merah: -
Tag: #ketika #treble #legendaris #united #pada #1999 #dinodai #arsenal