Sanksi Pelaku Pelemparan Petasan ke Emil Audero Dilarang Masuk ke Stadion 4 Tahun
Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
15:23
17 Februari 2026

Sanksi Pelaku Pelemparan Petasan ke Emil Audero Dilarang Masuk ke Stadion 4 Tahun

Hukuman berat diterima oleh pelaku pelemparan petasan kepada Emil Audero pada laga Cremonese vs AC Milan pada Senin (2/2/2026) lalu.

Belakangan, seorang pemuda yang berasal dari Ultras Inter Milan berusia 19 tahun disebut sebagai dalang di balik aksi yang membuat Emil Audero sempat terkapar di lapangan tersebut.

Mengutip laporan Sky Sport Italia, insiden itu terjadi saat babak kedua baru berjalan empat menit, ketika petasan tiba-tiba dilempar dari tribun pendukung tim tamu ke arah lapangan.

Baca juga: Hasil Cremonese Vs Genoa 0-0, Rating Emil Audero Tertingi di Timnya

Salah satu petasan mengarah ke Emil Audero dan meledak di dekatnya, memunculkan dentuman keras disertai asap tebal.

Emil langsung terjatuh dan tampak kebingungan. Tim medis, rekan setim, serta pemain lawan segera menghampiri untuk memastikan kondisinya.

Penjaga gawang Timnas Indonesia itu sempat mengadu kepada wasit soal gangguan pada telinga kanannya, namun ia memutuskan tetap melanjutkan laga hingga usai.

Baca juga: Curahan Hati Emil Audero Usai Dilempar Petasan: Telinga Sakit, Lutut Terbakar

Dilarang Masuk Stadion 4 Tahun

Laporan dari Tutto Mercato Web pada Senin (16/2/2026) kemarin mengatakan jika pelaku merupakan pemuda berusia 19 tahun yang berasal dari salah satu kelompok pendukung Inter Milan.

Karena aksinya tersebut, pelaku dihukum larangan masuk ke stadion selama empat tahun ke depan.

"Larangan bermain selama 4 tahun telah dijatuhkan kepada ultras Inter berusia 19 tahun yang pada tanggal 1 Februari, pada babak kedua pertandingan Cremonese vs Inter, melemparkan petasan yang meledak di dekat kiper Emil Audero," tulis Tutto Mercato Web.

Baca juga: Saat Emil Audero Tetap Gemilang di Tengah Tren Buruk Cremonese...

Pelaku pelemparan petasan diamankan oleh Cremona Digos segera setelah insiden tersebut terjadi.

"Pemuda itu, yang saat ini berada dalam tahanan rumah, ditangkap oleh Cremona Digos segera setelah insiden tersebut, yang memaksa wasit untuk menghentikan pertandingan guna memungkinkan pemeriksaan dan memulihkan keamanan," sambung Tutto Mercato Web.

Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.

Hukuman Berat di Pertandingan Lain

Sementara itu, Kepolisian Negara juga sempat mengeluarkan sikap tegas usai terjadi aksi kekerasan yang dilakukan sejumlah kelompok suporter pada laga Cremonese vs Napoli pada 28 Desember 2025 lalu.

Karena peristiwa tersebut, Markas Besar Kepolisian Cremona langsung mengeluarkan 20 larangan acara olahraga selama 50 tahun kepada 16 ultras Napoli dan 4 suporter Cremonese.

"Markas Besar Kepolisian Cremona mengeluarkan 20 larangan dari acara olahraga, dengan total 50 tahun, terhadap 16 ultras Napoli dan empat pendukung Cremona," sambungnya.

Baca juga: Juventus Resmi Gaet Emil Holm, Penilaian Bagus dari Chiellini

Menurut hasil penyelidikan yang dilaporkan ANSA, sebelum laga sekitar 20 ultras Napoli datang dengan satu minibus dan dua mobil sewaan, lalu berkeliling di sekitar stadion. 

Dalam perjalanannya, mereka menyerang seorang suporter Cremonese yang hendak masuk stadion, serta dua penggemar lainnya di area parkir dekat Stadio Giovanni Zini.

Setelah pertandingan berakhir, sekitar 50 ultras Cremona yang menyamar dan membawa tongkat mencoba mendekati sektor pendukung tim tamu, namun berhasil dibubarkan oleh aparat Unit Mobil.

Tag:  #sanksi #pelaku #pelemparan #petasan #emil #audero #dilarang #masuk #stadion #tahun

KOMENTAR