Persebaya Vs PSM: Antisipasi Bola Mati dan Siasat Tavares Atasi Krisis Pemain
Mihailo Perovic (kiri) berselebrasi usai mencetak gol yang kemudian dianulir oleh wasit dalam laga pekan ke-19 Super League 2025-2026 Persebaya vs Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).(KOMPAS.com/Suci Rahayu)
11:36
25 Februari 2026

Persebaya Vs PSM: Antisipasi Bola Mati dan Siasat Tavares Atasi Krisis Pemain

- Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares tidak menutup mata terhadap penyebab merosotnya performa tim dalam dua laga terakhir Super league 2025-2026.

Ia secara tegas mengatakan lemahnya antisipasi bola mati sebagai biang keladi hasil buruk yang menimpa tim.

Kini, pada pekan ke-23 Super League 2025-2026, Persebaya akan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Laga ini jadi kesempatan Persebaya untuk bangkit setelah dalam dua pekan sebelumnya selalu kalah kala melawan Bhayangkara FC dan Persijap.

Baca juga: Persebaya Vs PSM: Bajul Ijo Mau Bangkit, Tavares Profesional Hadapi Mantan

“Saya berbicara tentang pertandingan terakhir ketika selesai. Lima gol terakhir yang kami kebobolan, empat di antaranya dari bola mati."

"Itu adalah satu hal yang perlu kami kerjakan dan kami sedang mengerjakannya,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Evaluasi Total Antisipasi Bola Mati

Kekalahan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persijap Jepara menjadi bahan refleksi serius tim pelatih.

Situasi set piece, baik tendangan sudut maupun bola mati lainnya dinilai masih menyisakan celah yang dimanfaatkan lawan.

Pemain terlihat kesulitan membaca arah bola dan menjaga pergerakan lawan di area krusial. Detail kecil inilah yang kemudian berbuah gol dan mengubah jalannya pertandingan.

Menyadari hal tersebut, Bernardo Tavares memastikan pembenahan telah dilakukan selama masa persiapan.

Ia ingin Bruno Moreira dkk tampil lebih disiplin, lebih fokus, dan lebih agresif dalam duel-duel udara.

Baca juga: Harapan Francisco Rivera untuk Meksiko yang Dihantam Kerusuhan Kartel

“Saya percaya bahwa para pemain akan bekerja keras dan saya harap ini penting agar kami tidak melakukan kesalahan yang sama,” imbuhnya.

Harapan untuk Bonek dan Bonita

Selain pembenahan teknis, Tavares juga berharap dukungan penuh dari tribune stadion. Ia menilai kehadiran Bonek dan Bonita bisa menjadi energi tambahan bagi tim yang tengah berusaha bangkit.

“Di saat-saat sulit inilah kita melihat pendukung sejati, karena sangat mudah bagi pendukung untuk datang ketika tim sedang menang dan kami harus rendah hati,” kata Bernardo Tavares.

Atmosfer kandang diyakini mampu membangkitkan mental para pemain. Terlebih Persebaya membutuhkan tiga poin untuk menebus dua kekalahan sebelumnya.

Pemain Persebaya Surabaya Risto Mitrevski ditempel ketat pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC saat laga pekan ke-21 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Persebaya Surabaya Risto Mitrevski ditempel ketat pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC saat laga pekan ke-21 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026) malam.

Siasat di Tengah Krisis Pemain

Tantangan pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut tidak berhenti pada persoalan taktik.

Ia juga harus memutar otak menyusul absennya sejumlah pemain kunci seperti Malik Risaldi, Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, dan Tony Firmansyah akibat cedera maupun akumulasi kartu.

Keterbatasan ini membuat opsi rotasi menjadi lebih sempit. Namun, Tavares memilih melihatnya sebagai peluang.

Ia ingin para pemain pelapis menunjukkan karakter dan kesiapan ketika kesempatan datang.

“Tidak apa-apa, pemain A, B, C, D tidak bisa bermain. Tetapi mungkin ada peluang bagi pemain lain untuk bermain. Jika pemain ini bisa bermain, dia perlu mengumpulkannya untuk meraih kesempatan ini, seperti sebuah peluang dan saya perlu melihat ini pada pemain lain,” tutur Bernardo Tavares.

Baca juga: Persebaya Dihantam Dua Kekalahan, Tavares Putar Otak Hadapi PSM

Saat ini Persebaya menempati posisi kelima klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan perolehan 35 poin.

Posisi mereka rawan digeser Persita Tangerang yang memiliki poin sama. Sehingga tambahan tiga poin akan menjaga Bajul Ijo tetap dalam jalur persaingan papan atas.

Di sisi lain, PSM Makassar, yang kini berada di peringkat ke-13 dengan 23 poin, tentu tidak ingin pulang tanpa perlawanan.

Tag:  #persebaya #antisipasi #bola #mati #siasat #tavares #atasi #krisis #pemain

KOMENTAR