Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
- Inter Milan mengalahkan Sassuolo 5-0 dalam Serie A pada Senin (9/2) dini hari WIB, menunjukkan pertumbuhan tim.
- Pelatih Cristian Chivu menyoroti kedewasaan tim dalam mengontrol pertandingan setelah melewati tekanan awal lawan.
- Chivu meminta tim tetap realistis dan fokus pada kerja keras karena persaingan musim Serie A masih panjang.
Inter Milan tampil perkasa usai membantai Sassuolo dengan skor telak 5-0 dalam lanjutan Serie A, Senin (9/2) dinihari WIB.
Meski sukses mempermalukan Jay Idzes cs, pelatih Inter, Cristian Chivu, memilih bersikap realistis.
Chivu menegaskan bahwa performa impresif timnya bukan alasan untuk terlena, karena perjalanan musim masih panjang.
Inter sempat mendapat tekanan pada menit-menit awal laga. Sassuolo tampil agresif dengan permainan vertikal yang menyulitkan Nerazzurri.
Namun, perlahan Inter mampu mengontrol permainan dan menunjukkan kedewasaan dalam membaca situasi pertandingan.
“Kemenangan ini menunjukkan pertumbuhan dan kedewasaan kami. Para pemain mampu memahami momen-momen dalam pertandingan dan bertahan dari tekanan lawan di awal laga,” ujar Chivu dilansir dari Football Italia.
Ia juga menekankan pentingnya efektivitas di depan gawang. Menurutnya, detail kecil seperti ketenangan dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
Chivu mengakui Sassuolo sempat membuat Inter kesulitan lewat tempo cepat dan serangan langsung.
Namun, kemampuan timnya untuk bertahan, lalu menyerang di momen yang tepat, menjadi kunci kemenangan.
“Kami sempat kesulitan, tetapi para pemain membaca situasi dengan baik. Mengetahui kapan harus bertahan dan kapan menyerang adalah bagian dari proses pertumbuhan tim,” jelas pelatih asal Rumania tersebut.
Meski Inter kini semakin kokoh di papan atas klasemen, Chivu menolak berbicara jauh soal peluang juara. Ia meminta seluruh pemain tetap membumi dan menjaga fokus.
“Kami harus mengakui progres yang sudah dibuat, tetapi tetap rendah hati. Banyak tim lain juga bersaing di papan atas. Kita baru bisa melihat posisi sebenarnya pada Maret atau April,” katanya.
Chivu menegaskan bahwa kebangkitan Inter bukan semata soal kepercayaan diri, melainkan hasil dari kerja keras yang konsisten.
“Kami tidak boleh lupa dari mana kami berasal. Kesempurnaan itu tidak ada. Yang terpenting adalah terus bekerja dan terus berkembang,” ujarnya.
Ia menilai fase ini sebagai bagian krusial musim, mengingat kompetisi masih berada di titik tengah.
Kontributor: Adam Ali
Tag: #inter #gilas #idzes #chivu #lempar #kata #kata #pedas #mereka #sempat #merepotkan #tapi