Menkes: Fasilitas Kemoterapi Bakal Terpasang di 514 Kabupaten/Kota Akhir 2027
- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa bakal ada ratusan fasilitas kemoterapi yang terpasang di 514 kabupaten/kota pada akhir 2027.
Menkes menuturkan bahwa mulai tahun ini, Kementerian Kesehatan akan memasang alat-alat kesehatan modern di seluruh kabupaten/kota ini, baik di Jawa maupun di luar Jawa, baik dekat kota besar maupun jauh dari kota besar.
"Diharapkan di akhir tahun 2027, ratusan CT Scan, Mammografi, Cath Lab, Cytotoxic Drug Cabinet, ini untuk chemotherapy facilities, Immunohistochemistry Lab untuk patologi anatomi, itu akan terpasang di 514 kabupaten/kota," kata Budi dalam pelepasan PPDS di 6 RSPPU Periode II Tahun 2025-2026 di Kantor Kemenkes, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Dokter Piprim Basarah Yanuarso Mengaku Dipecat, Menkes Angkat Bicara
Budi juga mengharapkan tersedianya puluhan MRI, LINAC, SPECT-CT, Brachytherapy, PET Scan yang akan terpasang di seluruh provinsi di Indonesia.
Bukan hanya itu, pemerintah juga telah memutuskan akan memasang alat kesehatan yang disebut dengan endoskopi laparoskopi.
"Saya baru memutuskan bahwa kita akan memasang juga di seluruh kabupaten/kota alat yang namanya endoskopi laparoskopi," tuturnya.
Alat tersebut memudahkan dokter mendiagnosis serta mengobati kelainan organ dalam secara presisi melalui sayatan minimal atau kecil.
"Agar semua dokter bedah bisa melakukan bedah-bedah yang paling banyak seperti hernia, usus buntu, atau ganti empedu ya, tidak usah dibedah terbuka tapi dengan menggunakan alat laparoskopi," imbuhnya.
Terlepas dari banyaknya rencana penyediaan alat kesehatan yang canggih, Menkes menyebut masih ada kekurangan dalam penyediaan dokter-dokter spesialis.
Karena itu, pemerintah membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Pendidikan-Penyelenggara Utama.
"Ini adalah cara yang paling efektif untuk mendistribusikan dokter. Karena yang direkrut, yang dipilih, bukan yang mampu, bukan yang berasal orangtuanya orang terkenal. Bukan yang berasal dari golongan tertentu atau agama tertentu atau suku tertentu," ucapnya.
"Tapi yang dipilih, yang kita rekrut, adalah dokter-dokter yang berasal dari rumah sakit yang memang banyak pasiennya membutuhkan layanan spesialistik tersebut," tambah dia.
Tag: #menkes #fasilitas #kemoterapi #bakal #terpasang #kabupatenkota #akhir #2027