Keluarga 23 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua Dapat Santunan dari Negara
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan santunan untuk 23 prajurit TNI yang menjadi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
11:46
10 Februari 2026

Keluarga 23 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua Dapat Santunan dari Negara

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan untuk 23 prajurit TNI yang menjadi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa santunan ini sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka bantuan adaptif kebencanaan.

"Sesuai arahan dari Bapak Presiden Prabowo, memang pemerintah memberikan tali asih kepada keluarga-keluarga korban yang terdampak bencana, apakah itu bencana sosial maupun bencana alam," kata Gus Ipul di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Baca juga: 14 Marinir Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi, Total 61 Jenazah Sudah Dikenali Tim DVI

Gus Ipul mengatakan, kehadirannya itu merupakan bagian kepedulian negara kepada para korban yang meninggal dunia saat bencana, termasuk untuk para prajurit TNI.

"Kehadiran saya beserta rombongan pada hari ini meneruskan apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden untuk menyalurkan tali asih yang menjadi bagian dari kepedulian pemerintah terhadap keluarga-keluarga yang sedang dilanda musibah," kata dia.

Santunan yang diberikan sebesar Rp 15 juta per keluarga, ditambah program bantuan pemberdayaan kepada keluarga 23 prajurit yang gugur tersebut

Gus Ipul lalu menekankan bahwa nilai kepedulian dan solidaritas jauh lebih berharga daripada nominal materi yang diberikan ini.

Baca juga: Longsor Cisarua Bandung Barat, 23 Prajurit Marinir Tertimbun, 4 Gugur

"Jangan dilihat jumlahnya, rupiahnya, tapi ini adalah bentuk untuk saling menguatkan, sambung rasa yang mana dalam arti yang paling penting bahwa kita akan terus selamanya," ucap dia.

Gus Ipul mendoakan seluruh korban bencana yang meninggal dunia dikategorikan mendapat pahala syahid akhirat.

Menurut Gus Ipul, 23 prajurit tersebut adalah mereka yang berjuang untuk memerdekakan bangsa dan telah melindungi negara.

"Semua Insya Allah wafat dalam keadaan syahid. Untuk itu pada kesempatan ini sekali lagi kita ingin mengirim doa bagi yang beragama Islam, mudah-mudahan mendapatkan sisi terbaik di sisi Allah SWT," kata dia.

Tag:  #keluarga #prajurit #marinir #korban #longsor #cisarua #dapat #santunan #dari #negara

KOMENTAR