IHSG Perkasa di Sesi I Naik 1,26%, 595 Saham Terbang
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
13:14
10 Februari 2026

IHSG Perkasa di Sesi I Naik 1,26%, 595 Saham Terbang

Baca 10 detik
  • IHSG menguat 1,26 persen mencapai level 8.132 pada perdagangan sesi I, Selasa, 10 Februari 2026, didukung sentimen regional dan global.
  • Investor mencermati isu Timur Tengah dan pertemuan Netanyahu dengan Trump, meski pasar tetap berhati-hati terhadap risiko geopolitik.
  • Reformasi pasar modal Indonesia, termasuk pertemuan OJK-BEI dengan MSCI, menjadi faktor pendorong signifikan penguatan IHSG hari itu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bertahan menghijau pada perdagangan sesi I Selasa, 10 Februari 2026. IHSG naik sekitar 100 poin atau 1,26 persen ke level 8.132.

Mengutip riset Review Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa regional Asia yang kompak menguat, mengikuti reli Wall Street pada perdagangan sebelumnya.

Sentimen global yang membaik turut mendorong minat beli investor di pasar saham domestik.

Meski demikian, Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat pasar masih bersikap hati-hati dengan terus mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Harapan akan perdamaian di kawasan tersebut masih dibayangi risiko strategis yang belum sepenuhnya mereda.

OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara] PerbesarOJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]

Perhatian pelaku pasar tertuju pada agenda pertemuan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington pekan ini. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas perkembangan negosiasi Iran serta isu keamanan regional yang lebih luas.

Dari dalam negeri, IHSG mendapat dorongan dari komitmen regulator dalam mempercepat reformasi pasar modal. Pasar mencermati rencana pertemuan lanjutan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan MSCI yang dijadwalkan pada 11 Februari 2026.

Pertemuan tersebut akan membahas rencana aksi percepatan integritas pasar modal yang ditargetkan rampung sebelum akhir April 2026. Langkah ini dinilai mencerminkan keseriusan regulator dalam memperkuat tata kelola pasar, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor institusional global.

Selain itu, penguatan IHSG pada sesi I juga ditopang oleh pergerakan positif sejumlah saham emiten konglomerasi.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 25,38 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,88 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,48 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 595 saham bergerak naik, sedangkan 136 saham mengalami penurunan, dan 227 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, VAST, FPNI, IFSH, LINK, ALKA, NZIA, AKSI, PGUN, INDX, SDMU, RLCO,

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, HOMI, NSSS, ZONE, PDES, KONI, GMTD, MYOR, DKHH, TIFA, NAYZ, BUAH.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #ihsg #perkasa #sesi #naik #saham #terbang

KOMENTAR