PDI-P soal Dukungan Prabowo Dua Periode: Setiap Partai Punya Kedaulatan Sikap
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto ditemui di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/2/2026).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
19:22
6 Februari 2026

PDI-P soal Dukungan Prabowo Dua Periode: Setiap Partai Punya Kedaulatan Sikap

- Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto merespons pernyataan sejumlah partai politik yang telah lebih dulu menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk maju dua periode pada Pilpres 2029.

Hasto menegaskan, setiap partai politik memiliki kedaulatan dan strategi masing-masing dalam menyampaikan sikap politiknya.

PDI-P, kata dia, menghormati keputusan partai-partai yang telah menyatakan dukungan tersebut.

“Setiap partai memiliki kedaulatan dan strategi di dalam menyampaikan sikap-sikap politiknya. Kami menghormati terhadap apa yang disampaikan seperti Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional ya, dengan adanya dukungan dari ketua partai tersebut," kata Hasto, saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Respons Bahlil soal Kemungkinan Prabowo Maju Pilpres 2029

Namun, Hasto menegaskan bahwa orientasi utama PDI-P bukan pada deklarasi dukungan dini, melainkan pada substansi penyelenggaraan pemerintahan.

“Yang diharapkan oleh PDI Perjuangan adalah kesejahteraan rakyat, keadilan betul-betul diwujudkan dan Indonesia betul-betul dapat bergerak di dalam mencapai cita-cita nasionalnya, mencapai kemajuan pertumbuhan ekonomi, membangun kedaulatan di bidang pangan dan seluruh cita-cita yang mulia untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa dan negara," ungkap dia.

Ketika ditanya apakah PDI-P menilai deklarasi dukungan kepada Prabowo dua periode terlalu dini, mengingat Pilpres 2029 masih tiga tahun lagi, Hasto kembali menekankan sikap saling menghormati antarpartai.

“Setiap partai kan punya kedaulatan untuk menyatakan sikapnya. PDI Perjuangan tidak mencampuri ya rumah tangga setiap partai politik dan itu semua dihormati oleh PDI Perjuangan," tegas Hasto.

Baca juga: Sekjen Gerindra Sugiono Bicara soal Cawapres Prabowo pada Pilpres 2029

Menurut Hasto, setiap keputusan politik yang diambil partai-partai tersebut diyakini telah melalui berbagai pertimbangan.

“Mereka di dalam menentukan sikap tentu saja melalui suatu kalkulasi, pertimbangan, dan juga kepentingan bangsa dan negara. Itu yang diyakini oleh PDI Perjuangan," kata dia.

Isu Pilpres 2029 belakangan kembali menguat meski pemilihan presiden tersebut masih tiga tahun lagi.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahkan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk kembali maju pada periode 2029-2034.

“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” kata Jokowi, saat ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).

Sejumlah partai politik koalisi pemerintahan pun menyampaikan sikap serupa.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan partainya akan kembali mendukung Prabowo untuk dua periode kepemimpinan.

Baca juga: Jokowi dan Sejumlah Parpol Dukung Prabowo 2 Periode, Ini Jawaban Sekjen Gerindra

“Kita pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periodelah,” ujar Muhaimin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menegaskan bahwa PAN telah memiliki sikap final untuk kembali mendukung Prabowo pada Pilpres 2029.

Menurut Eddy, dukungan tersebut merupakan bentuk konsistensi PAN yang telah tiga kali mendukung Prabowo dalam pemilihan presiden.

“Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai lho di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Pak Prabowo tiga kali dalam tiga Pilpres,” kata Eddy, saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (5/2/2026).

Tag:  #soal #dukungan #prabowo #periode #setiap #partai #punya #kedaulatan #sikap

KOMENTAR