Pimpin Rapim Kemhan TNI 2026, Menhan Sjafrie Ingatkan Pembinaan Personel yang Jadi Atensi Presiden Prabowo
- Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Kemhan)-TNI 2026 pada Senin (19/1). Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan pembinaan personel sebagai salah satu atensi Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, evaluasi untuk perbaikan ke depan juga menjadi concern bagi Sjafrie.
Dalam rapat yang dilaksanakan bersama Mabes TNI, Mabes TNI AD, Mabes TNI AL, dan Mabes TNI AU secara dalam jaringan tersebut, Sjafrie menekankan beberapa hal. Termasuk diantaranya refleksi atas kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh Kemhan bersama TNI pada 2025. Refleksi itu menjadi pijakan penting untuk mengambil langkah tahun ini.
”Refleksi atas apa yang telah kita kerjakan sepanjang tahun 2025 menjadi pijakan penting untuk melangkah ke 2026 dengan lebih terukur dan bertanggung jawab. Evaluasi dalam Rapim Kemhan-TNI Tahun Anggaran 2026 menilai capaian dan menegaskan kembali apa yang harus diperbaiki dan diperkuat, terutama dalam pembinaan personel sebagai perhatian khusus presiden,” tulis Sjafrie pada akun media sosial resminya.
Menurut Sjafrie, beban tugas Kemhan-TNI kedepan akan semakin dinamis, berlapis, dan maraton. Untuk itu, dia menilai, Kemhan tidak bisa lagi bekerja dengan pola business as usual. Dia menekankan bahwa butuh pengawakan yang andal, berintegritas, memiliki kredibilitas, serta loyalitas atau kesetiaan penuh kepada negara.
”Pengawakan harus menjadi instrumen strategis dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pertahanan,” lanjutnya.
Sjafrie menginginkan Kemhan menjadi cermin keteladanan untuk Mabes TNI dan seluruh matra. Karena itu, dia berharap besar rapat kerja teknis (rakernis) nantinya akan menjabarkan secara konkret arah kebijakan pemerintah. Tujuannya semata-mata agar TNI dan Kemhan mampu menjalankan tugas dengan kesiapan penuh, disiplin tinggi, serta tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie turut menyampaikan kebijakan, strategi, dan anggaran pertahanan Tahun Anggaran 2026. Dia pun menyinggung soal strategi pertahanan defensif aktif, kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara 2025–2029, kebijakan sentralisasi, serta arah kebijakan pertahanan negara. Tidak lupa, dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras sepanjang tahun lalu.
”Kepercayaan terhadap TNI merupakan hal yang sangat penting, karena TNI hanya dapat menjalankan perannya secara optimal dalam menjaga dan menyelamatkan bangsa apabila seluruh elemen berada dalam kondisi yang utuh, solid, serta senantiasa menyatu dengan rakyat,” tulis Kemhan dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media.
Tag: #pimpin #rapim #kemhan #2026 #menhan #sjafrie #ingatkan #pembinaan #personel #yang #jadi #atensi #presiden #prabowo