Semen Padang Pinjam Kiper Persebaya dan Gaet 6 Pemain Asing Baru, Gelar Uji Coba Kontra Raksasa Korea Selatan Pohang Steelers
— Semen Padang FC menegaskan proses administrasi enam pemain asing yang dipersiapkan untuk putaran kedua Super League 2025/2026 berjalan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.
Kepastian tersebut disampaikan manajemen menyusul adanya sorotan publik terkait kesiapan dokumen para rekrutan anyar Kabau Sirah—julukan Semen Padang FC.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyampaikan sejak awal manajemen telah menempuh seluruh tahapan administratif sesuai ketentuan kompetisi profesional. Ia memastikan tidak ada kendala berarti dalam pengurusan dokumen legal para pemain asing.
“Tidak ada hambatan berarti dalam pengurusan dokumen legal pemain asing yang direkrut pada bursa transfer paruh musim. Proses yang berjalan saat ini merupakan tahapan prosedural yang lazim,” ujar Moulevey, (15/1).
Ia juga mengapresiasi dukungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang dinilai berperan aktif dalam kelancaran proses administrasi tersebut. “Koordinasi antara klub dan Kemenaker berjalan baik dan komunikatif. Tidak ada masalah yang berarti,” katanya.
Hingga saat ini, Kabau Sirah telah memperkenalkan empat pemain asing, yakni Ravy Tsouka, Kianz Froese, Boubakary Diarra, dan Jaime Giraldo. Dua pemain lainnya, Guillermo Fernandez Hierro dan Kazaki Nakagawa, dijadwalkan segera bergabung sehingga total enam pemain asing disiapkan untuk memperkuat tim di putaran kedua.
“Untuk KITAS, tiga pemain sudah keluar. Tinggal menunggu tiga lainnya dan itu segera rampung. Intinya tidak ada yang dipersulit,” ujar Moulevey.
Di sisi lain, sebagai bagian dari persiapan, SPFC juga menjadwalkan sejumlah laga uji coba, termasuk pertandingan internasional melawan klub kasta tertinggi Korea Selatan, Pohang Steelers.
Berdasarkan evaluasi putaran pertama, Semen Padang FC saat ini berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan catatan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan 13 kekalahan. Kehadiran pemain asing baru diharapkan dapat meningkatkan daya saing tim dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Selain mendatangkan pemain asing, SPFC juga resmi memulangkan penjaga gawang Rendy Oscario Sroyer. Kiper kelahiran 7 Oktober 1998 tersebut didatangkan dengan status pinjaman dari Persebaya Surabaya.
Rendy bukan sosok asing bagi Kabau Sirah. Ia merupakan pemain binaan asli Semen Padang FC yang memulai karier di Akademi Semen Padang pada periode 2013–2016, sebelum promosi ke tim U-21 dan kemudian ke tim senior pada 2017.
Meski sempat merasakan pahitnya degradasi bersama Semen Padang FC, Rendy tetap menjadi bagian dari perjalanan tim dan turut berkontribusi membawa Kabau Sirah promosi kembali ke Liga 1 pada musim 2019. Pada musim tersebut, performanya juga mengantarkan namanya masuk dalam proyeksi kiper Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games.
Kini, kepulangan Rendy ke Indarung diharapkan mampu memberikan tambahan kekuatan dan pengalaman di lini pertahanan. Manajemen menaruh harapan besar agar Rendy dapat membantu Semen Padang FC bangkit dan keluar dari ancaman degradasi pada putaran kedua Super League 2025/2026. (adt/rel)
Tag: #semen #padang #pinjam #kiper #persebaya #gaet #pemain #asing #baru #gelar #coba #kontra #raksasa #korea #selatan #pohang #steelers