Menunda Menikah hingga di Atas 30 Tahun, Dokter Ingatkan Risiko Kehamilan Setelah Usia 35
Semakin banyak perempuan memilih hamil di usia di atas 30 tahun. Bukan hanya karena menunda menikah, tapi juga yang sudah menikah. Hal ini terjadi seiring perubahan prioritas hidup, pendidikan, dan karier.
Namun di balik tren tersebut, dokter mengingatkan adanya batas biologis reproduksi yang tidak bisa ditunda tanpa konsekuensi.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi RSIA Bina Medika Bintaro, dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG, SubSpFER, MSc, mengatakan bahwa cadangan dan kualitas sel telur perempuan akan terus menurun seiring bertambahnya usia, dengan risiko kehamilan meningkat tajam setelah usia 35 tahun.
“Setiap perempuan memiliki keterbatasan potensi reproduksi yang bersifat alami,” ujar Yassin kepada Kompas.com, Kamis (5/1/2026).
Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Mendapatkan Vaksin HPV? Ini Penjelasannya...
Cadangan sel telur terus menurun sejak lahir
Yassin menjelaskan bahwa keterbatasan potensi reproduksi perempuan berkaitan dengan cadangan sel telur atau ovarian reserve yang terus berkurang sejak lahir dan mengalami penurunan signifikan seiring bertambahnya usia.
“Ketika lahir, seorang perempuan memiliki sekitar satu juta sel telur, lalu berkurang menjadi sekitar 400.000 saat mulai menstruasi, dan penurunannya semakin tajam setelah usia 35 tahun,” kata Yassin.
Ia menambahkan, pada usia sekitar 37 tahun, jumlah sel telur yang tersisa diperkirakan hanya sekitar 25.000, sebelum akhirnya benar-benar habis ketika menopause.
Selain jumlahnya yang menurun, kualitas sel telur juga ikut berkurang seiring bertambahnya usia, sehingga berdampak pada peluang kehamilan dan peningkatan risiko keguguran.
Baca juga: Ibu Hamil Perlu Tahu, Ini Tips Mencegah Anemia Defisiensi Besi pada Anak
Risiko kehamilan meningkat di atas usia 35 tahun
Ilustrasi ibu hamil Tren hamil di usia lebih dewasa meningkat, tetapi dokter mengingatkan bahwa risiko kehamilan dan penurunan kualitas sel telur melonjak signifikan setelah perempuan memasuki usia 35 tahun.
Yassin menegaskan bahwa kehamilan pada usia di atas 35 tahun bukan berarti tidak aman, tetapi memerlukan perhatian medis yang lebih ketat karena sejumlah risiko memang meningkat.
Dari sisi ibu, risiko komplikasi kehamilan yang dapat meningkat meliputi:
- Hipertensi dalam kehamilan
- Preeklampsia
- Diabetes melitus gestasional
- Risiko kehamilan ganda
- Perdarahan antepartum dan postpartum
- Plasenta previa
- Posisi janin sungsang
- Persalinan lama
- Meningkatnya kemungkinan persalinan sesar
Sementara dari sisi janin, risiko yang dapat meningkat antara lain:
- Kelainan kromosom, seperti Down syndrome
- Pertumbuhan janin terhambat (intrauterine growth restriction/IUGR)
- Kelahiran prematur
- Berat badan lahir rendah
- Kematian janin dalam kandungan
Baca juga: Ini Tips Hadapi Cuaca Ekstrem untuk Ibu Hamil, Menurut Dokter
Perlu persiapan prakonsepsi yang matang
Menurut Yassin, meningkatnya risiko kehamilan di usia lebih dewasa dapat dikelola dengan persiapan prakonsepsi yang baik, termasuk skrining faktor risiko dan pengendalian kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya.
Ia menekankan bahwa kehamilan di atas 35 tahun membutuhkan perencanaan yang lebih matang agar risiko medis dapat diminimalkan sejak awal.
Konsultasi dokter sebagai perencanaan reproduksi
Yassin juga menegaskan bahwa kunjungan ke dokter kandungan tidak seharusnya hanya dilakukan saat ingin hamil, tetapi perlu dipandang sebagai bagian dari perencanaan reproduksi ke depan.
Melalui konsultasi, perempuan dapat memahami kondisi reproduksinya, mengetahui potensi dan keterbatasan biologis yang dimiliki, serta menyusun rencana kehamilan yang lebih aman dan realistis.
Yassin menekankan bahwa setiap pasangan memiliki hak menentukan pilihan hidupnya sendiri dan tidak boleh dihakimi.
Namun, keputusan tersebut perlu didukung oleh literasi dan edukasi reproduksi yang memadai agar perencanaan keluarga dapat dilakukan dengan lebih baik dan terarah.
Baca juga: Banyak Ibu Hamil Tak Sehat, Risiko Bayi Lahir Prematur Meningkat
Tag: #menunda #menikah #hingga #atas #tahun #dokter #ingatkan #risiko #kehamilan #setelah #usia