Apakah Memimpikan Orang Lain, Apakah Termasuk Perselingkuhan?
Ilustrasi mimpi.(Google Gemini AI)
11:35
8 Januari 2026

Apakah Memimpikan Orang Lain, Apakah Termasuk Perselingkuhan?

- Pernahkah kamu bangun dengan rasa bersalah karena memimpikan orang lain, padahal kamu sudah memiliki pasangan?

Perasaan bersalah karena merasa seperti menyelingkuhi pasangan ini bisa memberatkan hati, dan mengganggu aktivitas harian.

Banyak yang menganggap, ketika seseorang sudah memiliki pacar, istri, atau suami, maka hanya boleh memimpikan mereka.

Memimpikan orang lain sama dengan berselingkuh, terlepas dari apakah si pemimpi bakal bertindak seperti di dalam mimpi atau tidak di dunia nyata.

Namun, benarkah memimpikan orang termasuk berselingkuh di dunia nyata?

Sekadar mimpi, atau turut dilakukan di dunia nyata?

Menurut profesor di Department of Philosophy di College of Staten Island, The City University of New York, Amerika Serikat, Mark. D. White, Ph.D., kamu perlu melihat dampaknya.

"Dalam kasus mimpi, ini mudah diatasi. Selama mimpi itu hanya terjadi dalam pikiranmu, tanpa berjalan sambil tidur, memukul sambil tidur, atau berselingkuh sambil tidur, mimpimu tidak memiliki efek langsung pada orang lain," tulis dia dalam Psychology Today, Kamis (8/1/2026).

Jadi, apa yang terjadi di dalam mimpi tidak bisa dinilai sebagai tindakan tidak bermoral. Namun, ada dua peringatan penting yang harus diperhatikan.

Pertama adalah jika tindakan tidak bermoral yang kamu impikan menyebabkanmu melakukannya di dunia nyata.

"Misalnya, kamu banyak bermimpi tentang selingkuh dari pasangan, sehingga kamu terinspirasi untuk melakukannya di dunia nyata," tutur White.

Sebab, meskipun kamu tidak pernah melakukan apa yang kamu lakukan dalam mimpi di duina nyata, mimpi dapat memiliki pengaruh yang jelas pada si pemimpi.

Mempertimbangkan perselingkuhan

Di sisi lain, memimpikan orang lain bisa menyiratkan bahwa kamu mempertimbangkan untuk berselingkuh di dunia nyata, meskipun pertimbangannya tidak terlalu serius.

"Terutama jika dirimu dalam mimpi menikmatinya, atau dirimu saat bangun tidur menikmati ingatan akan mimip tersebut, dan bahwa kamu mungkin tidak setia seperti yang kamu kira," kata White.

Tidak selalu berarti bakal berselingkuh

Meksi demikian, White juga menegaskan bahwa berselingkuh dalam mimpi tidak selalu berarti bahwa kamu lebih mungkin berselingkuh di dunia nyata, atau kamu benar-benar orang yang tidak setia.

Menurut dia, memimpikan orang lain mungkin sekadar untuk memungkinkanmu untuk membayangkan, dan menikmati, melakukan sesuatu yang kamu inginkan.

Namun, karena kamu menyadari bahwa perselingkuhan itu salah jika dilakukan di dunia nyata, ini membuatmu cenderung tidak melakukannya, sehingga akhirnya terbawa ke dalam mimpi.

"Pada akhirnya, kita tidak perlu merasa bersalah karena berperilaku tidak bermoral dalam mimpi kita, kecuali jika hal itu menyebabkan tindakan serupa dalam kehidupan nyata," jelas White.

Kamu juga tidak perlu merasa bersalah, kecuali kamu begitu menikmati dan menantikan mimpi berselingkuh, sampai kamu mengabaikan hubungan di kehidupan nyata dan mungkin mewujudkan keinginan itu di dunia nyata.

"Ini merupakan kekhawatiran paling serius tentang mimpi berselingkuh, dan memiliki dampak negatif yang pasti di dunia nyata," pungkas White.

Tag:  #apakah #memimpikan #orang #lain #apakah #termasuk #perselingkuhan

KOMENTAR