Trump Pasang Tarif bagi yang Ingin Bertemu dengannya Saat HUT AS, Termahal Rp 168 M
Perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat kini dibayangi kontroversi soal penggalangan dana.
Sebuah kelompok penyelenggara dilaporkan menawarkan kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Donald Trump bagi para penyumbang besar.
Skema ini dijalankan melalui kerja sama publik-swasta bernama Freedom 250 yang membantu pelaksanaan rangkaian acara nasional.
Baca juga: Janji Beri Rp 33 Juta ke Semua Warga AS dari Tarif Impor, Trump Belum Bisa Tepati
Laporan media menyebut sejumlah paket sponsor bernilai jutaan dolar memberi akses eksklusif yang memicu kekhawatiran pencampuran agenda kenegaraan dan kepentingan politik.
Skema donasi berujung akses ke presiden
Freedom 250 disebut mulai mengumpulkan dana lewat berbagai tingkatan sponsor dengan imbalan berbeda-beda. Dokumen yang dikutip The New York Times mengungkap ada lima level kontribusi.
Penyumbang minimal 1 juta dollar AS (sekitar Rp 16 miliar) dalam kategori “Patriot Sponsor” dijanjikan “undangan ke resepsi ucapan terima kasih privat Freedom 250 yang dipandu oleh Presiden Donald J Trump, dengan kesempatan foto bersejarah.”
Untuk level di bawahnya, yakni donasi 500.000 hingga 999.999 dollar AS (sekitar Rp 8,4–16,8 miliar), tidak tersedia akses bertemu Trump. Namun, paket ini tetap menawarkan “akses VIP, undangan, dan tempat duduk prioritas di semua acara Freedom 250.”
Sumbangan yang lebih besar lagi membuka peluang tampil di panggung utama. Donatur 2,5 juta dollar AS (sekitar Rp 42 miliar) atau lebih disebut bisa memperoleh “peran berbicara VIP” dalam perayaan 4 Juli. Sementara itu, paket tertinggi dipatok pada angka 10 juta dollar AS (sekitar Rp 168 miliar) atau lebih.
Dalam materi promosi kepada calon sponsor tertulis, “Dengan menjadi sponsor, perusahaan/organisasi Anda akan memainkan peran penting dalam peringatan nasional — yang menghormati sejarah bangsa kita, mengakui kontribusi warga Amerika dari semua lapisan masyarakat, dan menatap masa depan yang sedang kita bangun untuk generasi berikutnya dan seterusnya.”
Konsep perayaan sarat nuansa Trump
Sejumlah agenda yang dirancang Freedom 250 dilaporkan selaras dengan gaya politik dan preferensi pribadi Trump yang menyukai acara besar dan penuh sorotan.
Beberapa rencana yang mencuat antara lain pertandingan UFC di halaman Gedung Putih serta balapan IndyCar di jalanan Washington DC.
Selain itu, Trump juga pernah menyampaikan gagasan membangun “Independence Arch” setinggi 250 kaki.
Struktur ini disebut akan lebih dari dua kali tinggi Lincoln Memorial dan menjulang di area sekitar Gedung Putih.
Baca juga: Trump Minta AS “Move On” dari Kasus Epstein, Demokrat Curiga Ada File yang Ditutupi
Tanggapan Gedung Putih
Ilustrasi Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat.
Menanggapi kritik yang muncul, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle mengatakan kepada The Times bahwa presiden tengah “memastikan bahwa Amerika mendapatkan pesta ulang tahun spektakuler yang layak didapatkannya.”
Di sisi lain, perwakilan Freedom 250 menegaskan kepada surat kabar tersebut bahwa presiden “tidak bisa dibeli oleh siapa pun.”
Kekhawatiran soal pengaruh politik
Metode penggalangan dana ini dinilai mirip dengan pendekatan Trump saat mencari donatur untuk proyek ballroom Gedung Putih senilai 400 juta dollar AS (sekitar Rp 6,7 triliun).
Saat itu, sejumlah perusahaan besar yang memiliki kontrak atau kepentingan bisnis dengan pemerintah federal, seperti Amazon, Google, dan Microsoft, termasuk di antara penyumbang utama.
Anggota DPR dari Partai Demokrat, Bonnie Watson Coleman dari New Jersey, yang duduk di komisi bipartisan America250, menyampaikan kekhawatirannya kepada The Times.
Ia mengatakan dirinya “khawatir uang pembayar pajak yang dialokasikan Kongres untuk perayaan akan diarahkan oleh pemerintahan Trump ke Freedom 250.”
Ia juga menilai beberapa agenda Freedom 250 berpotensi menutupi kerja America250 dan lebih menonjolkan figur presiden. “Orang-orang perlu memahami bahwa ada dua jalur yang sedang berjalan di sini,” ujarnya kepada surat kabar tersebut.
“Dan salah satu jalur dari upaya itu adalah untuk menampilkan kisah semua orang, dan yang lainnya mencoba memamerkan presiden dan memuaskan egonya.”
Sementara itu, ketua America250, Rosie Rios, melihat sisi berbeda. Ia mengatakan kelompoknya menyambut baik keberadaan Freedom 250 karena menyediakan “mekanisme pendanaan yang jelas” dan memberi “rakyat Amerika lebih banyak cara untuk merayakan ulang tahun Amerika yang ke-250.”
Baca juga: Dikritik Habis-habisan, Presiden FIFA Bela Trump soal Penghargaan Perdamaian
Tag: #trump #pasang #tarif #bagi #yang #ingin #bertemu #dengannya #saat #termahal