Kecam Penangkapan Nicolas Maduro, Presiden Kuba: Kami Rela Memberikan Darah Kami Sendiri!
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez . (Istimewa)
17:21
4 Januari 2026

Kecam Penangkapan Nicolas Maduro, Presiden Kuba: Kami Rela Memberikan Darah Kami Sendiri!

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez mengecam keras penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh militer Amerika Serikat (AS). Ia menyebut tindakan tersebut sebagai aksi terorisme negara yang mencederai norma-norma hukum internasional dan kedaulatan sebuah bangsa.

“Aksi terorisme ini dari negara yang baru saja terjadi di Venezuela, adalah sebuah kegusaran skandal terhadap norma-norma hukum internasional,” kata Diaz-Canel dalam pernyataannya, seperti dikutip dalam akun X @clashreport, Minggu (4/1).

Lebih lanjut, Diaz-Canel menilai agresi militer tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, Venezuela merupakan bangsa yang damai dan tidak pernah mengancam Amerika Serikat.

Namun, kata dia, AS justru melakukan penolakan terhadap presiden yang dipilih secara sah oleh rakyatnya. “Agresi militer terhadap suatu bangsa yang damai yang sama sekali tak mengancam Amerika Serikat dan penolakan terhadap presiden terpilih yang sah secara kedaulatan bagi rakyatnya,” tegasnya.

Lebih jauh, Diaz-Canel menegaskan bahwa tidak boleh ada sikap diam atau pembiaran terhadap apa yang ia sebut sebagai terorisme negara. Ia bahkan menyamakan peristiwa ini dengan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Tak mungkin ada keheningan atau penerimaan atas tindakan terorisme negara ini, peristiwa ini sebanding dengan kejahatan terhadap kemanusiaan zionisme Israel yang dilakukan di Jalur Gaza,” lanjutnya.

Secara tegas, Presiden Kuba itu juga menolak keras segala bentuk klaim atau intervensi asing atas kekayaan alam Venezuela. Ia menegaskan bahwa minyak, tanah, dan sumber daya alam Venezuela sepenuhnya merupakan milik rakyat Venezuela.

“Adalah minyak Venezuela, adalah tanah dan sumber daya alam Venezuela. Tak ada penguasa imperialis. Ini bukan halaman belakang, atau wilayah sengketa Anda untuk Venezuela dan tentu saja juga untuk Kuba,” katanya.

 

Sebagai penutup, Diaz-Canel menyampaikan sikap solidaritas penuh Kuba terhadap Venezuela. Ia menyatakan negaranya siap berkorban demi melawan apa yang disebutnya sebagai imperialisme. “Kami rela memberikan darah kami sendiri. Pada hidup kami sendiri. Tapi dengan harga yang sangat mahal,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan

Tag:  #kecam #penangkapan #nicolas #maduro #presiden #kuba #kami #rela #memberikan #darah #kami #sendiri

KOMENTAR