5 Efek Samping Makan Brokoli Terlalu Banyak bagi Kesehatan Anda
ilustrasi brokoli. Sumber foto: Freepik
17:00
18 Februari 2026

5 Efek Samping Makan Brokoli Terlalu Banyak bagi Kesehatan Anda

Pola makan dapat memengaruhi seberapa banyak gas yang Anda hasilkan dan mengonsumsi makanan tertentu dapat memperburuk gejalanya.

Salah satu makanan tersebut adalah brokoli.

Sayuran berwarna hijau ini kaya akan berbagai nutrisi. Namun, mengonsumsi terlalu banyak brokoli dapat menyebabkan gas, terutama jika dikonsumsi setiap hari.

Meski memiliki beberapa manfaat kesehatan yang luar biasa, brokoli juga memiliki beberapa efek samping.

Oleh karenanya, Anda harus membatasi konsumsi sayuran ini hingga satu atau dua cangkir brokoli matang per hari. 

Adapun cara terbaik untuk mengonsumsi brokoli adalah dengan mengukusnya.

Dilansir healthshots, berikut lima efek samping mengonsumsi terlalu banyak brokoli bagi kesehatan Anda.

  1. Memengaruhi kadar tiroid

Brokoli memengaruhi fungsi kelenjar tiroid karena bersifat goitrogen, zat kimia yang menekan fungsi kelenjar tiroid.

Zat kimia ini mengganggu yodium dalam tubuh Anda sehingga menyebabkan kelenjar tiroid membesar dan mengakibatkan gondok.

Brokoli juga bisa membuat Anda mengalami masalah seperti kenaikan berat badan, kelelahan, rambut rontok, dan wajah bengkak.

  1. Masalah lambung

Hal lain yang dapat terjadi jika terlalu banyak mengonsumsi brokoli adalah masalah pencernaan.

Brokoli bisa menyebabkan masalah pencernaan serta kembung pada beberapa orang karena satu sayuran silangan yang dapat menyebabkan gas. 

  1. Iritasi usus

Alasan lain mengapa Anda harus menghindari makan terlalu banyak brokoli adalah masalah pada pergerakan usus.

Brokoli kaya akan serat yang baik jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Jika Anda makan terlalu banyak serat, maka tubuh Anda tidak menghasilkan cukup enzim untuk mencernanya sehingga mengalami iritasi usus.

  1. Kemungkinan terjadinya stroke iskemik

Brokoli juga memiliki beberapa efek samping lainnya. Jika tidak dimasak dengan benar, kandungan isoflavon di dalamnya akan meningkat sehingga meningkatkan risiko stroke iskemik, terutama pada wanita.

Stroke iskemik yang umum terjadi adalah ketika gumpalan darah menyumbat arteri yang menuju ke otak.

Hal ini mengganggu aliran darah dan menyebabkan kerusakan pada jaringan otak.

  1. Mengganggu pengobatan tertentu

Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah harus memperhatikan asupan brokoli mereka.

Berdasarkan penelitian, brokoli mengandung vitamin K dan itu dapat memengaruhi efektivitas obat.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #efek #samping #makan #brokoli #terlalu #banyak #bagi #kesehatan #anda

KOMENTAR