25 Persen Masyarakat Indonesia Mengeluhkan Bau Mulut Saat Berpuasa, Apa Solusinya?
Ilustrasi bau mulut. (Freepik: benzoix)
14:18
18 Februari 2026

25 Persen Masyarakat Indonesia Mengeluhkan Bau Mulut Saat Berpuasa, Apa Solusinya?

– Menjaga kepercayaan diri saat berinteraksi sosial menjadi salah satu tantangan umat Muslim selama Ramadhan.

Survei Honestdocs.id terhadap 11.740 responden menunjukkan bahwa bau mulut atau halitosis menjadi keluhan kesehatan tertinggi saat puasa, dengan persentase mencapai 25 persen.

Angka tersebut melampaui keluhan lain, seperti asam lambung (17,8 persen), dehidrasi (17 persen), hingga sakit kepala (13,3 persen).

Secara medis, kondisi tersebut terjadi akibat mekanisme alami tubuh ketika produksi saliva atau air liur menurun saat berpuasa. Padahal, saliva berfungsi sebagai pembersih alami yang membantu menekan pertumbuhan bakteri.

Ketika alirannya berkurang, bakteri penyebab bau mulut berkembang lebih cepat dan menghasilkan senyawa sulfur yang memicu aroma tak sedap.

Isu kesehatan tersebut menjadi perhatian duo host Vincent Rompies dan Desta. Sebagai figur publik yang intens berinteraksi di layar kaca, keduanya menilai menjaga kesegaran napas menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas selama Ramadhan.

Baca juga: Sudah Rajin Sikat Gigi, Mengapa Tetap Bau Mulut?

Menyambut Ramadhan 2026, Vincent dan Desta membagikan tip bahwa menjaga kesehatan mulut saat puasa bukan hanya soal frekuensi menyikat gigi, tetapi juga memperhatikan kandungan produk yang digunakan.

Keduanya mengaku tertarik menggunakan produk usmile setelah menyimak diskusi dalam siniar Raditya Dika yang menghadirkan Prof Liu dan dr Tirta.

Menyambut Ramadhan 2026, Vincent dan Desta membagikan tip bahwa menjaga kesehatan mulut saat puasa bukan hanya soal frekuensi menyikat gigi, tetapi juga memperhatikan kandungan produk yang digunakan.

Dok. Istimewa Menyambut Ramadhan 2026, Vincent dan Desta membagikan tip bahwa menjaga kesehatan mulut saat puasa bukan hanya soal frekuensi menyikat gigi, tetapi juga memperhatikan kandungan produk yang digunakan.

Inovasi perawatan gigi berbasis sains

Dalam diskusi tersebut dibahas pendekatan ilmiah terkait perawatan gigi, termasuk kandungan Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate yang diklaim membantu menghambat metabolisme bakteri serta mengikat senyawa penyebab bau.

Tak hanya menjaga kesegaran napas, varian Fresh White juga disebut memiliki mekanisme pembersihan bertahap yang tetap aman bagi enamel.

Zinc Glycinate berfungsi mengikat senyawa sulfur penyebab bau tak sedap sehingga membantu menjaga napas lebih segar selama berpuasa.

Baca juga: Makan Durian Bikin Bau Mulut, Ini 4 Cara Mengatasinya

Proses pembersihannya dimulai dengan Dual Natural Enzymes (Papain dan Lysozyme) yang bertindak sebagai pengurai noda alami. Enzim ini melunakkan dan memecah ikatan protein pada noda membandel secara kimiawi tanpa merusak struktur gigi.

Setelah noda terurai, Hydrated Silica bekerja sebagai Gentle Cleaning Polish yang secara fisik mengangkat plak serta memoles permukaan gigi hingga bersih mendalam, membantu mengembalikan cerah alami gigi tanpa mengikis enamel.

Tak hanya menjaga kesegaran napas, varian Fresh White juga disebut memiliki mekanisme pembersihan bertahap yang tetap aman bagi enamel. Zinc Glycinate berfungsi mengikat senyawa sulfur penyebab bau tak sedap sehingga membantu menjaga napas lebih segar selama berpuasa.

Dok. usmile Tak hanya menjaga kesegaran napas, varian Fresh White juga disebut memiliki mekanisme pembersihan bertahap yang tetap aman bagi enamel. Zinc Glycinate berfungsi mengikat senyawa sulfur penyebab bau tak sedap sehingga membantu menjaga napas lebih segar selama berpuasa.

Kinerja bahan aktif tersebut dijaga melalui 3D-Lock Technology yang mengunci stabilitas formula agar bekerja optimal. Selanjutnya, Advanced Stain-Shield Technology membentuk lapisan pelindung sehingga noda baru, seperti dari teh atau kopi, tidak mudah menempel kembali.

Sementara itu, varian Repair White dilengkapi teknologi HAP (Hydroxyapatite) dan FCap yang diklaim mampu membantu memperkuat enamel sekaligus memutihkan gigi dalam tujuh hari.

Seluruh varian produk usmile disebut telah mengantongi Sertifikasi Halal guna memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam beribadah selama Ramadhan.

Baca juga: 7 Penyebab Bau Mulut meski Sudah Sikat Gigi Menurut Pakar, Apa Saja?

Respons pasar terhadap brand tersebut juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Berdasarkan data EPIC Awards 2026 yang dirilis CNBC Indonesia dan Compas.co.id, usmile mencatatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 4.701,43 persen pada periode akhir 2025, menjadikannya salah satu brand dengan pertumbuhan tertinggi di kategori perawatan mulut.

Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi amanah besar dari konsumen.

“Kami ingin usmile lebih dari sekadar brand perawatan gigi serta menjadi teman perjalanan transformasi diri konsumen,” ujar Michelle dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan data EPIC Awards 2026 yang dirilis CNBC Indonesia dan Compas.co.id, usmile mencatatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 4.701,43 persen pada periode akhir 2025, menjadikannya salah satu brand dengan pertumbuhan tertinggi di kategori perawatan mulut.

Dok. Istimewa Berdasarkan data EPIC Awards 2026 yang dirilis CNBC Indonesia dan Compas.co.id, usmile mencatatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 4.701,43 persen pada periode akhir 2025, menjadikannya salah satu brand dengan pertumbuhan tertinggi di kategori perawatan mulut.

Ia menambahkan, sertifikasi Halal dan kolaborasi bersama Vindes merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Baca juga: 6 Cara Hilangkan Bau Mulut Setelah Makan Makanan Berbau

“Tidak hanya berupa kepercayaan diri, tetapi juga ketenangan batin dalam beribadah,” kata Michelle.

Dampak sosial

Sejalan dengan visi tersebut, Vincent dan Desta melalui VINDES Corp turut menghadirkan kampanye bertajuk “30 Hari Jadi Lebih Baik Bersama usmile, Vincent & Desta”.

Kampanye ini menggandeng Human Initiative sebagai mitra pelaksana program CSR serta Sustaination untuk memastikan aspek keberlanjutan lingkungan. Aksi sosial digelar di TPA Cipeucang, Tangerang Selatan, berupa pemeriksaan gigi gratis serta pembagian sanitary kit ramah lingkungan bagi warga terdampak persoalan sampah.

Masyarakat juga diajak berpartisipasi melalui pembelian “Paket Ramadhan Oral Care” yang tersedia di official store e-commerce usmile Indonesia. Setiap pembelian secara otomatis dihitung sebagai donasi.

Untuk berpartisipasi dalam misi kebaikan tersebut, Vincent dan Desta mengajak para "Vivin Dedes" untuk membeli “Paket Ramadan Oral Care” yang berisi bundle duo/triple/quadruple Fresh White dan Repair White yang tersedia di seluruh official store e-commerce usmile Indonesia.

Baca juga: Mengapa Bau Mulut Bisa Terjadi? Ini Penyebab dan Cara Pencegahannya

Adapun setiap pembelian secara otomatis ihitung sebagai donasi. Sebagai bentuk apresiasi, tiga Top Spender di Shopee selama periode 20 Februari hingga 8 Maret 2026 berkesempatan melakukan Interview Online (Video Call) bersama Vincent dan Desta dalam program Sahur Nih Yee pada Jumat (13/3/2026). Pemenang diumumkan pada 10 Maret 2026 melalui media sosial resmi usmile Indonesia.

Melalui rangkaian edukasi kesehatan, inovasi produk, dan aksi sosial tersebut, kolaborasi usmile dan Vindes diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani Ramadhan 2026 dengan napas lebih segar, senyum lebih sehat, serta semangat berbagi yang lebih kuat.

Tag:  #persen #masyarakat #indonesia #mengeluhkan #mulut #saat #berpuasa #solusinya

KOMENTAR