Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
- Converse PHK karyawan demi penyelarasan operasional dengan induk perusahaan, Nike.
- Penjualan Converse anjlok 30% akibat pasar lesu di China selama tujuh kuartal.
- CEO Aaron Cain tegaskan restrukturisasi dilakukan untuk menata ulang strategi pasar.
Kabar kurang sedap kembali berembus dari industri alas kaki global. Converse, merek sepatu ikonik di bawah naungan Nike Inc., dikabarkan bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap sejumlah karyawannya di berbagai divisi.
Langkah pahit ini diambil sebagai bagian dari strategi penyelarasan model operasional perusahaan dengan sang induk, Nike. Meski demikian, hingga saat ini manajemen belum merinci jumlah pasti maupun posisi apa saja yang akan terdampak perampingan tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, perusahaan telah meminta para staf untuk bekerja dari rumah (WFH) sesaat sebelum pengumuman restrukturisasi resmi disampaikan. CEO Converse, Aaron Cain, mengakui bahwa langkah ini merupakan keputusan tersulit yang harus diambil demi keberlangsungan bisnis.
"Kami sangat sulit mengucapkan selamat tinggal kepada teman dan rekan tim divisi," ujar Cain sebagaimana dilansir dari Bloomberg, Selasa (17/2/2026).
Keputusan efisiensi ini tidak datang tiba-tiba. Converse tercatat tengah berjuang keras menghadapi persaingan pasar alas kaki yang kian kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, performa merek yang populer dengan seri Chuck Taylor All Star ini memang sedang tidak baik-baik saja dimana penjualan Converse merosot tajam hingga 30 persen (yoy) pada kuartal kedua yang berakhir 30 November 2025, di saat yang sama, pendapatan Nike justru mampu naik tipis 1 persen menjadi 24,15 miliar dolar AS
Disisi lain pasar China yang lesu menjadi beban berat, memicu penurunan penjualan selama tujuh kuartal berturut-turut.
Cain menegaskan bahwa perampingan ini bukan sekadar pemangkasan biaya, melainkan upaya transformasi total. Perusahaan berambisi mencari momentum baru agar bisa kembali bersaing di papan atas industri sneakers.
"Kami sedang menata ulang pasar untuk Converse di bawah kepemimpinan baru," tandasnya.
Langkah restrukturisasi ini diharapkan mampu membuat operasional Converse lebih ramping dan lincah dalam merespons selera pasar yang cepat berubah.
Tag: #penjualan #anjlok #persen #converse #bakal #pangkas #karyawan #demi #efisiensi