Rekomendasi Menu Sahur Kenyang dan Sehat dari Dokter Tirta, Biar Gak Cepat Lapar!
Ilustrasi sahur (freepik.com/freepik)
21:04
17 Februari 2026

Rekomendasi Menu Sahur Kenyang dan Sehat dari Dokter Tirta, Biar Gak Cepat Lapar!

Baca 10 detik
  • Memilih menu sahur yang tepat penting dilakukan agar tubuh kuat, tidak mudah lemas, dan kenyang lebih lama selama Ramadan.
  • Namun banyak orang masih asal makan saat sahur tanpa memperhatikan gizi, sehingga cepat lapar.
  • Lantas, seperti apa menu sahur yang ideal agar kenyang dan sehat? Simak penjelasan Dokter Tirta.

Menjelang bulan Ramadan, umat Muslim mulai mempersiapkan diri untuk menjalani ibadah puasa dengan kondisi tubuh yang prima.

Salah satu kunci agar puasa tetap lancar adalah memilih menu sahur yang tepat supaya tubuh kuat dan tidak mudah lemas.

Sayangnya, masih banyak orang yang asal makan saat sahur tanpa memperhatikan kandungan gizinya sehingga rasa lapar bisa datang lebih cepat.

Lalu seperti apa menu sahur yang tepat agar tubuh tetap sehat dan kenyang lebih lama? Dokter Tirta pernah menjelaskan soal ini. Simak selengkapnya, yuk!

Rekomendasi Menu Sahur dari Dokter Tirta

Ilustrasi sahur.(Freepik/odua) PerbesarIlustrasi sahur.(Freepik/odua)

Dokter Tirta memberikan rekomendasi menu sahur yang sehat dan mengenyangkan melalui video di kanal YouTube Tirta PengPengPeng. Apa menunya?

Menurut Dokter Tirta, menu yang sebaiknya disantap saat sahur adalah makanan kaya protein dan serat. Sebab makanan seperti ini akan membuat rasa kenyang yang lebih lama.

"Sahur itu makan secukupnya. Perbanyak protein dan fiber (serat). Jadi (misalnya) kurma, alpukat, dada ayam, dan telur, itu akan mengenyangkan," jelas Dokter Tirta, dilansir pada Selasa, 17 Februari 2026.

"Ingat, kalau kalian ingin kenyang lebih lama, utamakan komposisi makanannya banyakin protein dan fiber. Jangan karbo. Kalau kalian makan karbo, saya jamin akan (cepat) lapar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dokter Tirta menegaskan bahwa karbo tidak sepenuhnya dilarang ketika sahur. Boleh konsumsi karbo saat sahur, tapi jumlahnya tidak berlebihan dan diseimbangkan dengan protein serta serat.

"Boleh makan karbo, tapi seimbang sama protein dan serat. Bukan karbonya kebanyakan," tandas Dokter Tirta.

Masih dalam video yang sama, Dokter Tirta juga menjelaskan efek apabila makan sahur terlalu banyak dengan gizi yang tidak seimbang. Salah satunya adalah rasa lapar yang lebih cepat muncul.

Kondisi tersebut bisa muncul sebab kondisi insulin sedang tinggi sekitar jam 4 pagi. Sehingga itu akan membuat gula darah naik dan muncul rasa lapar.

Apabila menu sahur yang disantap tidak seimbang, maka semuanya akan habis diubah menjadi gula darah di waktu subuh dan membuat cepat lapar selama puasa.

"Ketika makan terlalu banyak (saat sahur), kalian harus tahu bahwa jam 4 pagi adalah titik tubuh insulin lagi tinggi-tingginya. Otomatis tubuh kita gula darahnya akan menjadi naik," kata Dokter Tirta menjelaskan.

"Kalau gula darahnya naik, rasa lapar lagi. Jadi, makan lagi penginnya karena (makanan sahurnya) sudah diubah jadi gula darah semua. Jadi nanti jam 10 pagi, kalian sudah kelaparan," tandasnya.

Oleh karena itu, penting untuk memilih menu sahur yang kaya protein dan serat. Beberapa contoh bahan makanan yang kaya serat dan protein adalah sebagai berikut:

  • Kaya serat: Sayuran (brokoli, wortel, labu siam, bayam), buah (apel, pir, pisang, alpukat), biji-bijian (chia seeds, oatmeal, gandum utuh), serta kacang-kacangan (almond, kacang polong).
  • Kaya protein: Dada ayam, ikan (salmon, tuna), telur, daging sapi tanpa lemak, produk susu (yogurt, keju), tempe, tahu, serta kacang-kacangan seperti almond.

Editor: Nur Khotimah

Tag:  #rekomendasi #menu #sahur #kenyang #sehat #dari #dokter #tirta #biar #cepat #lapar

KOMENTAR