5 Biang Kerok yang Bikin Motor Matic Bergetar Saat Digas, Jangan Diabaikan!
Ilustrasi motor matic (Kroshka__nastya/Freepik)
02:20
19 Februari 2026

5 Biang Kerok yang Bikin Motor Matic Bergetar Saat Digas, Jangan Diabaikan!

- Motor matic seharusnya memberikan tarikan yang halus, terutama saat kamu mulai memutar gas di putaran bawah.

Namun, kalau muncul getaran saat RPM rendah atau ketika awal akselerasi, itu bisa menjadi tanda ada masalah pada sistem CVT.

CVT berperan besar dalam mengatur penyaluran tenaga dari mesin ke roda. Jika salah satu komponennya bermasalah, efeknya langsung terasa pada kenyamanan berkendara.

Supaya tidak makin parah, berikut 5 penyebab motor matic bergetar saat digas yang perlu kamu waspadai seperti dirangkum dari laman Ibid Astra.

1. Rumah CVT Dipenuhi Debu dan Kotoran

Salah satu penyebab paling umum adalah kondisi rumah atau housing CVT yang kotor. Debu dan kotoran yang menumpuk bisa mengganggu pergerakan komponen di dalamnya.

Jika tidak segera dibersihkan, kotoran tersebut dapat menyebar ke bagian pulley dan kopling. Akibatnya, kerja sistem transmisi menjadi tidak optimal dan motor terasa bergetar saat mulai berakselerasi.

2. Spacer Terpasang Tidak Presisi

Spacer yang berada di antara sliding (variable) sheave dan fixed sheave memiliki fungsi penting sebagai poros penghubung. Komponen ini membantu sliding sheave berputar dengan halus saat weight roller menarik v-belt.

Kalau pemasangannya kurang tepat, putaran sliding sheave menjadi tidak stabil dan terasa kasar. Dampaknya, getaran akan muncul terutama saat kamu mulai menarik gas dari posisi diam.

3. V-Belt Sudah Aus atau Getas

V-belt berfungsi menghubungkan pulley primer di bagian depan dengan pulley sekunder di belakang.

Komponen ini bekerja terus-menerus mengikuti putaran mesin, sehingga wajar jika mengalami keausan seiring waktu.

Ketika kondisi v-belt sudah getas, retak, atau menipis, penyaluran tenaga menjadi tidak mulus. Inilah yang membuat motor terasa kasar dan bergetar saat akselerasi, terutama di putaran bawah.

4. Pemasangan Weight Roller Kurang Tepat

Weight roller bertugas memberikan tekanan pada sliding sheave agar v-belt bisa bergerak sesuai kebutuhan putaran mesin. Komponen kecil ini punya peran besar dalam menentukan halus atau tidaknya tarikan motor.

Jika roller dipasang tidak sesuai posisi atau sudah aus, pergerakan pulley menjadi tidak seimbang.

Akibatnya, getaran muncul saat awal tarikan gas dan performa motor terasa kurang responsif.

5. Dumper dan Kampas Kopling Mengalami Kerusakan

Dumper kopling berfungsi meredam getaran dan gesekan ketika kampas kopling mulai bekerja. Sementara itu, kampas kopling sendiri akan aktif saat motor mulai berakselerasi.

Jika dumper melemah atau kampas kopling aus, getaran dan suara dengung bisa muncul ketika kamu memutar gas. Kondisi ini biasanya terasa paling jelas saat motor mulai bergerak dari posisi berhenti.

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #biang #kerok #yang #bikin #motor #matic #bergetar #saat #digas #jangan #diabaikan

KOMENTAR