Mengapa AS Butuh Kepulauan Chagos untuk Serang Iran?
Kepulauan Chagos.(Wikimedia Commons/Earth Science and Remote Sensing Unit, NASA Johnson Space Center)
11:36
19 Februari 2026

Mengapa AS Butuh Kepulauan Chagos untuk Serang Iran?

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba berubah pikiran dengan melarang Inggris menyerahkan Kepulauan Chagos ke Mauritius.

Padahal, sebelumnya ia telah mendukung keputusan itu dan menyewa kembali pangkalan gabungan AS-Inggris di Diego Garcia, pulau terbesar di Chagos selama satu abad.

Perubahan pikiran Trump ini disebut karena menguatnya opsi militer di Iran, seiring kebuntuan negosiasi.

"Jika Iran memutuskan untuk tidak membuat kesepakatan, AS mungkin perlu menggunakan Diego Garcia dan lapangan terbang di Fairford untuk memberantas potensi serangan oleh rezim yang sangat tidak stabil dan berbahaya," tegas Trump, dikutip dari AFP, Kamis (19/2/2026).

Militer AS bahkan disebut sudah siap melancarkan serangan ke Iran akhir pekan ini, tinggal menunggu keputusan akhir Trump.

Lantas, mengapa AS perlu Kepulauan Chagos untuk serang Iran?

Baca juga: Jaga-jaga untuk Serang Iran, AS Larang Inggris Lepas Kepulauan Chagos

Tampung pesawat AS di luar jangkauan Iran

Dikutip dari Telegraph, Kamis, Kepulauan Chagos memainkan peran penting dalam menampung pesawat-pesawat militer AS.

Pesawat pengebom B-2 yang digunakan untuk menyerang fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu, dapat mencapai Iran dalam hitungan jam dari Diego Garcia di Chagos, sambil berada di luar jangkauan serangan balasan.

Kepulauan ini terletak di Samudra Hindia, sekitar 5.800 mil di sebelah tenggara Inggris dan 1.250 mil di sebelah timur laut Mauritius. 

Baca juga: Bocoran Serangan AS ke Iran, Militer Siaga Akhir Pekan, Tunggu Restu Trump

Kepulauan Chagos menjadi wilayah Inggris bersama Mauritius pada 1814 sebagai bagian dari Perjanjian Paris setelah kekalahan Napoleon. 

Gugusan pulau ini ditetapkan sebagai Wilayah Samudra Hindia Inggris pada 1965 dan dipisahkan dari Mauritius yang merdeka pada 1968. 

Kesepakatan saat itu adalah bahwa pulau-pulau tersebut akan kembali ke Mauritius setelah tidak lagi dibutuhkan untuk pertahanan Inggris. 

Sebuah pangkalan militer gabungan Inggris-AS dibangun di pulau terbesar, Diego Garcia. 

Penduduk yang mengungsi dipindahkan ke Mauritius dan Seychelles, sementara beberapa dipindahkan ke Inggris pada 2002.

Baca juga: Israel Siap Perang Lawan Iran, Tinggal Tunggu Komando AS

Skenario serangan AS ke Iran

Dalam beberapa hari terakhir, puluhan jet tempur AS, termasuk F-35 dan F-16, telah berkumpul di Timur Tengah.

Para analis mengatakan bom-bom itu dapat digunakan untuk "mendobrak pintu", melumpuhkan pertahanan Iran, sebelum pesawat-pesawat pengebom menyerang jantung negara itu.

Kapal induk USS Abraham Lincoln, yang didampingi oleh tiga kapal perusak, telah berada di posisinya di Laut Arab sejak akhir Januari, sementara USS Gerald R Ford sedang menuju untuk memperkuatnya.

Mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS, Mona Yacoubian memperingatkan, konflik dengan Iran dapat dengan cepat menjadi tak terhindarkan, terlepas dari strategi yang diterapkan oleh Trump.

“Pengerahan militer besar-besaran ini, bersamaan dengan gertakan Iran, berisiko menciptakan ramalan yang menjadi kenyataan,” katanya.

Selain itu, ketika para pejabat tinggi AS dan Iran bertemu untuk pembicaraan perdamaian di Jenewa pada Selasa (17/2/2026), kesabaran Trump disebut telah menipis.

Tag:  #mengapa #butuh #kepulauan #chagos #untuk #serang #iran

KOMENTAR