4 Tips Shockbreaker Motor Tetap Awet Bertahun-Tahun
Ilustrasi shockbreaker sepeda motor. (Suzuki)
13:20
19 Februari 2026

4 Tips Shockbreaker Motor Tetap Awet Bertahun-Tahun

- Shockbreaker punya peran penting dalam menjaga kenyamanan sekaligus kestabilan motor saat kamu berkendara. Sayangnya, masih banyak pengendara yang baru menyadari pentingnya komponen ini ketika performanya mulai menurun, seperti terasa keras atau bahkan bocor.

Padahal, sebelum shockbreaker mengalami keausan yang lebih parah, kamu sebenarnya bisa melakukan langkah pencegahan lewat perawatan sederhana. Dengan perawatan yang tepat, usia pakai shockbreaker bisa jauh lebih panjang dan tetap optimal meski motor sering digunakan setiap hari.

Berikut 4 cara Simpel merawat shockbreaker seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Ganti Oli Shock Secara Berkala

Salah satu perawatan paling penting adalah mengganti oli shockbreaker secara rutin. Umumnya, penggantian oli disarankan setiap 15.000 hingga 20.000 kilometer atau sekitar 2 sampai 3 tahun pemakaian.

Namun, jika motor kamu sering dipakai untuk perjalanan jarak jauh atau melewati jalan yang tidak rata seperti di daerah perbukitan maupun jalur rusak, sebaiknya lakukan penggantian lebih cepat. Oli shock yang masih dalam kondisi baik akan membantu meredam getaran secara maksimal dan mencegah kerusakan komponen di dalamnya.

2. Hindari Membawa Muatan Berlebih

Setiap motor dirancang dengan batas kapasitas beban tertentu. Membawa beban melebihi kapasitas tersebut dapat memberikan tekanan ekstra pada sistem suspensi, terutama shockbreaker.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, shockbreaker akan bekerja lebih keras dari seharusnya sehingga mempercepat keausan. Akibatnya, performa suspensi akan menurun dan kenyamanan berkendara pun ikut terganggu.

3. Kurangi Kecepatan Saat Melewati Jalan Rusak

Saat melintasi jalan berlubang, berbatu, atau bergelombang, biasakan untuk menurunkan kecepatan kendaraan. Menghantam permukaan jalan yang tidak rata dengan kecepatan tinggi bisa memberikan tekanan besar pada shockbreaker.

Jika sering dilakukan, hal ini dapat mempercepat kerusakan pada suspensi dan membuat shockbreaker lebih cepat kehilangan fungsinya dalam meredam getaran.

4. Jangan Gunakan Anti Shockbreaker

Sebagian orang mungkin menyarankan pemasangan anti shockbreaker dengan tujuan menjaga ketahanan suspensi. Padahal, penggunaan komponen ini justru dapat berdampak buruk.

Memasang anti shockbreaker di bagian belakang motor bisa menghambat kerja suspensi, bahkan berpotensi menyebabkan patah atau mempercepat kerusakan pada shockbreaker. Oleh karena itu, sebaiknya hindari penggunaan komponen tambahan ini.

Agar kondisi shockbreaker tetap terjaga, lakukan juga pemeriksaan secara rutin di bengkel langganan. Dengan pengecekan berkala, potensi keahusan bisa dideteksi lebih dini sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih serius.

 

Editor: Ilham Safutra

Tag:  #tips #shockbreaker #motor #tetap #awet #bertahun #tahun

KOMENTAR