Eks Penyiar Radio Gugat Google, Klaim Suaranya Dipakai Tanpa Izin
Google digugat atas dugaan penggunaan suara tanpa izin dalam fitur Audio Overviews di NotebookLM.()
13:57
19 Februari 2026

Eks Penyiar Radio Gugat Google, Klaim Suaranya Dipakai Tanpa Izin

- Google digugat oleh seorang mantan penyiar radio Amerika Serikat atas dugaan penggunaan suara tanpa izin untuk melatih sistem kecerdasan buatan (AI) mereka. 

Penggugat tersebut adalah David Greene, mantan host program Morning Edition milik NPR sekaligus pembawa acara Left, Right & Center di stasiun radio KCRW. 

Gugatan yang turut menyeret sang perusahaan induk Alphabet, resmi diajukan Greene ke Pengadilan Tinggi California di Santa Clara County. 

Adapun dalam dokumen gugatannya, Greene menuduh bahwa Google telah menggunakan suaranya tanpa persetujuan untuk mengembangkan, melatih, dan menyempurnakan produk siaran berbasis AI mereka, yaitu NotebookLM

Baca juga: Google NotebookLM Kini Bisa Bahasa Indonesia dan Jawa, Total Dukung 50 Bahasa

NotebookLM sendiri merupakan asisten riset berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengguna mengolah dan merangkum berbagai jenis dokumen digital. 

Pada musim gugur 2024 lalu  Google menambahkan fitur Audio Overviews yang memungkinkan sistem menghasilkan konten audio bergaya podcast dari file yang diunggah pengguna. 

Greene mengeklaim, setelah fitur Audio Overviews itu dirilis, sejumlah orang mulai menghubunginya dan menyebut bahwa salah satu suara pria dalam podcast tersebut terdengar sangat mirip dengan suaranya. 

Google bantah tuduhan

Menanggapi tuduhan tersebut, Google membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan Greene. Dalam pernyataannya, juru bicara Google menyebut bahwa klaim yang dikatakan Greene tidak berdasar.

Menurut Google, suara pria yang mereka gunakan dalam fitur Audio Overviews NotebookLM berasal dari aktor profesional berbayar yang secara khusus direkrut perusahaan untuk proyek tersebut. 

Namun, Greene tidak langsung menerima klaim Google begitu saja. Karena Google tidak mengungkap siapa identitas aktor profesional tersebut, ia pun langsung menyewa perusahaan forensik independen untuk menelusuri lebih lanjut. 

Baca juga: Google Rilis AI Veo 3.1, Bisa Bikin Audio Video Lebih Alami dan Sinkron

Perusahaan forensik yang memiliki spesialisasi di bidang pengenalan suara itu kemudian diminta untuk membandingkan suara Greene dengan suara yang dipakai dalam fitur Audio Overviews NotebookLM. 

Hasilnya sendiri cukup mengejutkan. Analisis tersebut menunjukkan tingkat keyakinan antara 53 hingga 60 persen (dari skala minus 100 sampai 100 persen) bahwa suara Greene digunakan untuk melatih sistem AI NotebookLM. 

Belum jelas bagaimana kelanjutan gugatan tersebut akan diproses di pengadilan. Namun yang jelas, kasus ini menambah daftar kontroversi terkait penggunaan suara profesional, tuntutan hukum, dan kesepakatan lisensi dalam teknologi AI. 

Pada 2024 lalu, aktris Scarlett Johansson juga pernah menyatakan keberatannya terhadap suara AI di chatbot OpenAI yang dinilai mirip dengan suaranya. Saat itu, OpenAI langsung bertindak dengan menarik suara AI tersebut dari platform. 

Sementara di kasus lain, seperti ElevenLabs, misalnya, justru menjalin kerja sama lisensi dengan sejumlah selebritas, termasuk Matthew McConaughey dan Michael Caine, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNet. 

Tag:  #penyiar #radio #gugat #google #klaim #suaranya #dipakai #tanpa #izin

KOMENTAR