



Kenali Gangguan Kepribadian Ganda yang Sering Disebut 2 Jiwa dalam 1 Tubuh, Apakah Kamu Termasuk?
Ilustrasi Seseorang Kepribadian Ganda./ id.pinterest.com
JawaPos.Com – Kepribadian ganda secara umum diartikan sebagai kelainan pada kondisi mental di mana seseorang memiliki dua kepribadian atau lebih.
Dalam istilah medis, kepribadian ganda disebut sebagai Dissociative Identity Disorder (DID).
Sesuai dengan namanya, DID cukup memengaruhi identitas diri dan terdapat gejala disosiasi.
Menurut laman Siloam Hospital, setiap kepribadian atau identitas tersebut memiliki nama, latar belakang, karakter, dan ciri-cirinya masing-masing, dan dapat mengambil alih kontrol tingkah laku penderitanya.
Oleh karena itu, seseorang dengan gangguan disosiatif cenderung mengalami memory gap.
Perbedaan kepribadian yang dimiliki tersebut juga dapat membuat penderita DID terlihat seperti orang yang berbeda dari satu momen ke momen lainnya.
Dalam arti lain, setiap identitas akan memberi reaksi yang berbeda terhadap orang lain di sekitarnya.
Melansir Halodoc dan Hello Sehat, Kamis (4/4), berikut beberapa hal yang diduga menjadi penyebab dan gejala seseorang mengalami gangguan kepribadian ganda.
Penyebab Kepribadian Ganda
- Memiliki Trauma
Pernah mengalami trauma fisik, seksual, atau emosional yang parah pada masa kanak-kanak atau masa remaja bisa memicu kondisi ini.
Munculnya banyak kepribadian dalam diri seseorang merupakan cara pertahanan diri secara mental untuk menghadapi rasa sakit dan takut yang disebabkan oleh trauma luar biasa.
- Lingkungan yang Tidak Stabil
Lingkungan yang tidak stabil, disfungsional, atau berbahaya juga dapat berperan dalam perkembangan kondisi ini.
Contohnya, seperti berada dalam keluarga yang terlibat dalam pelecehan, kekerasan, atau konflik kronis.
- Faktor Genetik
Beberapa penelitian menunjukkan faktor genetik mungkin ikut serta dalam kerentanan seseorang terhadap gangguan kepribadian ini.
Namun, hal ini bukan sebagai penyebab utama tetapi lebih sebagai faktor yang berkontribusi.
- Stress Berlebihan
Mereka yang tidak memiliki keterampilan atau dukungan yang cukup untuk mengatasi stres atau trauma mungkin lebih rentan terhadap perkembangan kepribadian ganda.
Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Ganda
Penderita gangguan kepribadian ganda adalah seseorang yang memiliki dua atau lebih identitas yang disebut dengan core dan alter.
Core adalah kepribadian inti, sedangkan alter adalah kepribadian alternatif yang jumlahnya tidak bisa dipastikan.
Alter cenderung memiliki perbedaan yang mencolok antara satu identitas dengan identitas lainnya.
Identitas berbeda dalam satu tubuh bisa memiliki jenis kelamin, etnisitas, ketertarikan, dan cara berinteraksi yang berbeda dengan lingkungan sekitarnya.
Ini dia gejala yang dapat dilihat pada penderita gangguan kepribadian ganda:
- Depersonalisasi
Yaitu perasaan terlepas dari tubuh dan pikirannya sendiri atau yang sering disebut sebagai pengalaman ‘keluar tubuh’.
- Derealisasi
Perasaan bahwa dunia ini tidak nyata atau lingkungan sekitar tampak berkabut.
- Amnesia
Kegagalan untuk mengingat informasi pribadi yang signifikan. Kondisi ini biasanya terjadi saat tubuh dan pikiran sedang diambil alih kepribadian lain.
Tingkatan amnesia dalam kepribadian ganda terbagi dalam empat kategori berikut.
- Localized amnesia: tidak bisa mengingat kejadian untuk sementara waktu.
- Selective amnesia: tidak dapat menjelaskan kejadian secara rinci.
- Generalized amnesia: kesulitan untuk mengingat detail semua momen dalam hidup.
- Systematised amnesia: tidak dapat mengingat objek atau subjek tertentu.
- Kebingungan identitas atau perubahan identitas
Pengidap merasa bingung tentang siapa dirinya seperti apa hobinya, cita-cita, agamanya, dan lain-lain.
Selain itu, pengidap juga bisa mengalami distorsi dalam waktu, tempat, dan situasi.
Gejala lainnya yang pengidap juga dapat mengalami beberapa gejala lainnya, seperti:
- Kecemasan, serangan panik, atau fobia.
- Depresi.
- Suasana hati yang berubah-ubah (misalnya saat ini sedang sangat senang, tetapi dalam 30 menit kemudian dapat meledak marah karena hal sepele).
- Gangguan tidur.
- Memiliki keinginan bunuh diri
- Halusinasi (msalnya mendengar suara tertentu padahal tidak ada suara apapun)
- Penyalahgunaan narkoba atau alkohol
***
Tag: #kenali #gangguan #kepribadian #ganda #yang #sering #disebut #jiwa #dalam #tubuh #apakah #kamu #termasuk