Ilustrasi- Buah durian. (ArtesiaId-freepik)
Terungkap Fakta Sebenarnya! 7 Mitos dan Fakta Durian yang Perlu Anda Ketahui
- Durian dikenal sebagai salah satu buah paling populer di Indonesia dengan cita rasa manis legit dan aroma yang sangat khas. Julukan “raja buah” pun melekat kuat karena penggemarnya tersebar dari berbagai kalangan. Di balik kepopulerannya, durian kerap dikaitkan dengan beragam mitos kesehatan yang sudah dipercaya secara turun-temurun. Mulai dari anggapan dapat memicu kolesterol hingga keyakinan berbahaya jika dikonsumsi bersamaan dengan alkohol. Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, tidak semua mitos tentang durian tersebut benar secara ilmiah. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara mitos dan fakta agar konsumsi durian tetap aman dan menyehatkan. 1. Minum air dari kulit durian agar tidak mabuk Mitos yang satu ini cukup sering terdengar di masyarakat, terutama bagi mereka yang merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi durian. Banyak orang percaya bahwa air yang diminum dari kulit durian dapat menetralisir efek “panas” durian dalam tubuh. Faktanya, manfaat tersebut bukan berasal dari kulit durian, melainkan dari air putih itu sendiri. Minum air putih membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung proses metabolisme, sehingga rasa tidak nyaman setelah makan durian dapat berkurang tanpa harus menggunakan kulitnya. 2. Manggis dapat menangkal sifat panas durian Sebagian orang menganjurkan mengonsumsi buah manggis setelah makan durian agar tubuh tidak terasa panas. Anggapan ini sudah lama dipercaya dan dianggap sebagai pasangan alami antara dua buah tersebut. Namun hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Kebiasaan mengonsumsi durian dan manggis bersamaan lebih disebabkan karena musim panen keduanya yang sering bertepatan, bukan karena adanya efek penetralan panas secara medis. 3. Durian memicu kolesterol tinggi Durian sering dituding sebagai penyebab naiknya kolesterol karena rasanya yang legit dan teksturnya yang lembut. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar dan kerap disalahartikan. Buah durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Justru, durian mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung serta dilengkapi vitamin C, vitamin B kompleks, serat, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. 4. Durian dapat meningkatkan libido Durian kerap disebut sebagai buah afrodisiak yang mampu meningkatkan gairah seksual. Mitos ini diperkuat oleh beberapa penelitian pada hewan yang menunjukkan adanya perubahan tertentu setelah konsumsi durian. Namun pada manusia, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa durian dapat meningkatkan libido secara langsung. Sensasi hangat setelah mengonsumsi durian lebih berkaitan dengan peningkatan suhu tubuh akibat metabolisme, bukan efek hormonal. 5. Durian aman untuk penderita diabetes Ada anggapan bahwa durian masih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dalam jumlah tertentu. Mitos ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berisiko. Durian memiliki kandungan gula dan kalori yang cukup tinggi, termasuk sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Oleh sebab itu, penderita diabetes atau mereka yang memiliki kadar gula darah tinggi sebaiknya membatasi konsumsi durian dan lebih berhati-hati. 6. Durian menyebabkan demam dan batuk Banyak orang mengeluhkan demam atau batuk setelah mengonsumsi durian dalam jumlah banyak. Hal ini membuat durian sering dicap sebagai buah yang “panas” dan berbahaya bagi tubuh. Menurut keterangan medis, durian tidak secara langsung menyebabkan demam atau batuk. Peningkatan suhu tubuh yang dirasakan hanyalah reaksi metabolisme alami, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. 7. Makan durian dan alkohol bisa berakibat fatal Kombinasi durian dan alkohol sering dianggap mematikan dan sangat berbahaya. Mitos ini cukup menakutkan sehingga banyak orang menghindari konsumsi keduanya secara bersamaan. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa kombinasi durian dan alkohol dapat menyebabkan kematian. Meski demikian, mengonsumsinya secara bersamaan tetap tidak dianjurkan karena dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung dan peningkatan asam lambung. Memahami mitos dan fakta tentang durian sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman yang merugikan kesehatan. Dengan informasi yang benar, masyarakat dapat menikmati durian tanpa rasa khawatir yang berlebihan. Meski kaya akan nutrisi dan manfaat, durian tetap perlu dikonsumsi secara wajar. Dengan pola konsumsi yang tepat, durian dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat tanpa menimbulkan dampak negatif bagi tubuh.
Editor: Novia Tri Astuti
Tag: #terungkap #fakta #sebenarnya #mitos #fakta #durian #yang #perlu #anda #ketahui