Mengenal VSD, Penyakit Jantung Bawaan yang Tak Selalu Perlu Operasi
Ilustrasi anak.(Dok. Freepik/Freepik)
14:36
21 Februari 2026

Mengenal VSD, Penyakit Jantung Bawaan yang Tak Selalu Perlu Operasi

– Tidak semua penyakit jantung bawaan (PJB) pada anak harus langsung ditangani dengan operasi. Dalam beberapa kasus tertentu, kelainan jantung bahkan bisa menutup sendiri seiring pertumbuhan anak.

Ketua Pokja Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan PERKI, dr. Oktavia Lilysari, SpJP(K), FIHA, menjelaskan bahwa salah satu kondisi yang memiliki kemungkinan tersebut adalah ventricular septal defect (VSD).

“Apakah bisa sembuh sendiri? Mungkin seperti contoh, kasus VSD,” ujarnya saat ditemui dalam rangkaian skrining PJB di SDN 03 Makasar, Jakarta Timur, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: 6 Faktor Risiko Penyakit Jantung Bawaan, Waspadai Sejak Kehamilan

Apa Itu VSD?

Melansir dari Cleveland Clinic, VSD merupakan kelainan bawaan berupa lubang pada dinding yang memisahkan dua ruang pompa jantung (ventrikel kanan dan kiri).

Lubang tersebut membuat darah yang kaya oksigen dari satu sisi jantung bercampur dengan darah yang kadar oksigennya lebih rendah di sisi lainnya.

Padahal, dalam kondisi normal, sekat jantung berfungsi menjaga agar darah tidak bercampur.

Pada VSD berukuran kecil, lubang biasanya tidak menimbulkan gangguan berarti. Namun pada VSD yang lebih besar, aliran darah yang tidak normal bisa membebani jantung dan paru-paru sehingga berisiko menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani.

Baca juga: Upaya Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Bawaan Sejak Kehamilan

Menurut dr. Oktavia, sebagian besar VSD muncul tanpa komplikasi tertentu dan memang memiliki kemungkinan menutup secara alami.

“Itu memang salah satu perjalanan alamiahnya adalah bisa menutup sendiri. Kalau dia menutup sendiri otomatis sudah bagus. Artinya sembuh hasilnya,” jelasnya.

Proses penutupan ini bisa terjadi seiring pertumbuhan jaringan jantung anak.  Maka dari itu, tidak semua kasus VSD langsung memerlukan operasi. Pada kondisi ringan, dokter biasanya memilih observasi dan pemantauan rutin terlebih dahulu.

Baca juga: Penyakit Jantung Bisa Terjadi Sejak Lahir pada Anak, Ini Penjelasan Dokter

Aktivitas Anak Tergantung Kondisi

Kondisi jantung yang belum dikoreksi dapat memengaruhi kemampuan anak dalam beraktivitas.

Adapun dr. Oktavia menjelaskan bahwa dampaknya sangat bergantung pada jenis kelainan serta gejala yang dialami.

“Selama PJB-nya belum dikoreksi, tentu saja ini akan berpengaruh terhadap aktivitasnya,” ujarnya.

Pada anak yang sudah menunjukkan gejala gagal jantung, seperti mudah lelah atau napas cepat, aktivitas fisik biasanya lebih terbatas. 

Baca juga: Aktivitas yang Aman untuk Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Mereka bisa cepat lelah saat berlari atau bermain aktif sehingga kemampuannya berbeda dibandingkan anak seusianya yang tanpa PJB.

“Kalau dia gejalanya gagal jantung ya tentu saja cepat capek. Mungkin anak lain bisa olahraga lari-lari, dia enggak bisa,” jelasnya.

Namun pada kasus VSD kecil tanpa gejala berat, anak umumnya tetap dapat beraktivitas dengan pengawasan orangtua dan dokter. 

Selama fungsi jantung baik dan tidak ada komplikasi, aktivitas sehari-hari masih bisa dilakukan sesuai toleransi masing-masing anak.

Baca juga: Persalinan Terencana Tingkatkan Keselamatan Bayi dengan Penyakit Jantung Bawaan

Tidak Semua PJB Perlu Operasi

Dengan demikian, orangtua tidak perlu khawatir karena keputusan operasi pada anak dengan PJB tidak bisa disamaratakan.

Sebagian kasus memang memerlukan tindakan segera, terutama PJB kritis. Namun pada kelainan ringan seperti VSD kecil, pendekatan observasi sering kali menjadi pilihan.

Dengan deteksi dini dan kontrol rutin, dokter dapat menilai apakah lubang tersebut akan menutup sendiri atau memerlukan tindakan lebih lanjut.

Bagi orangtua, memahami bahwa tidak semua PJB harus dioperasi dapat membantu mengurangi kecemasan. Kuncinya adalah pemeriksaan berkala dan mengikuti rekomendasi dokter sesuai kondisi masing-masing anak.

Baca juga: 45.000 Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan, Menkes: Pemerintah Harus Lebih Agresif

Tag:  #mengenal #penyakit #jantung #bawaan #yang #selalu #perlu #operasi

KOMENTAR