Rem Motor Kamu Kurang Pakem? Ini 5 Cara Perawatan Simpel Biar Tetap Aman di Jalan!
Ilustrasi penggantian kampas rem motor. (Motorcyclist)
02:28
21 Februari 2026

Rem Motor Kamu Kurang Pakem? Ini 5 Cara Perawatan Simpel Biar Tetap Aman di Jalan!

Sistem pengereman merupakan salah satu komponen paling vital pada sepeda motor yang berperan besar dalam menjaga keselamatan saat berkendara.

Sayangnya, masih banyak pengendara yang hanya fokus pada performa mesin tanpa memperhatikan kondisi rem, padahal fungsinya sangat krusial terutama saat menghadapi situasi darurat di jalan.

Agar rem motor kamu tetap andal dan responsif, perawatan rutin wajib dilakukan secara berkala.

Dengan menjaga kondisi sistem pengereman, kamu tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga bisa memperpanjang usia pakai komponen rem agar tidak cepat aus.

Berikut 5 cara perawatan simpel rem motor yang kurang pakem seperti dirangkum dari laman Ibid Astra!

1. Bersihkan Kampas Rem Secara Rutin

Salah satu langkah penting yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan kampas rem secara berkala.

Kampas rem yang masih dalam kondisi baik biasanya bisa dibersihkan menggunakan brake cleaner atau bahkan air bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

Debu, pasir, atau partikel kecil lainnya sering terselip di alur kampas rem dan dapat memengaruhi tekanan saat pengereman.

Jika dibiarkan, hal ini membuat kinerja rem tidak optimal. Selain itu, apabila kamu mulai mendengar suara berdecit saat menarik tuas rem, bisa jadi kampas rem sudah mulai aus dan perlu segera diganti.

2. Perhatikan Jarak Kampas Rem dan Cakram

Kamu juga perlu memastikan jarak antara kampas rem dan cakram tetap ideal. Jarak yang terlalu rapat bisa menyebabkan gesekan terus-menerus meskipun kamu tidak sedang menarik tuas rem.

Jika kondisi ini terjadi dalam jangka waktu lama, kampas rem dan cakram akan lebih cepat aus.

Akibatnya, performa pengereman bisa menurun dan berpotensi membahayakan saat kamu berkendara di kecepatan tinggi atau di jalan menurun.

3. Cek Kondisi Minyak Rem Secara Berkala

Supaya sistem pengereman bekerja dengan maksimal, pastikan kamu rutin memeriksa volume minyak rem di tabung reservoir.

Minyak rem yang baik seharusnya berada pada level normal, berwarna jernih, dan tidak tercampur kotoran.

Perawatan ini membantu menjaga tekanan rem tetap stabil serta membuat kampas rem lebih awet.

Umumnya, minyak rem disarankan untuk diganti setiap 24 ribu kilometer atau sekitar dua tahun sekali.

Namun, waktu penggantian bisa berbeda tergantung gaya berkendara dan intensitas penggunaan motor kamu.

4. Gunakan Komponen Sesuai Standar Pabrikan

Mengganti komponen rem dengan produk yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan sebaiknya dihindari.

Modifikasi pada sistem pengereman yang tidak tepat justru bisa menurunkan performa rem dan mempercepat kerusakan komponen lain.

Agar sistem pengereman tetap bekerja optimal, gunakan kampas rem dan minyak rem asli atau sesuai standar pabrikan. Dengan begitu, keamanan dan kenyamanan kamu selama berkendara tetap terjaga.

5. Hindari Pengereman Secara Mendadak

Cara berkendara juga berpengaruh terhadap usia pakai rem motor. Kebiasaan mengerem secara mendadak, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi, dapat mempercepat keausan kampas rem.

Selain meningkatkan risiko kecelakaan, kebiasaan ini juga membuat komponen rem bekerja lebih keras dari seharusnya.

Oleh karena itu, usahakan untuk berkendara dengan lebih halus dan melakukan pengereman secara bertahap agar sistem rem tetap awet dan berfungsi maksimal.

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #motor #kamu #kurang #pakem #cara #perawatan #simpel #biar #tetap #aman #jalan

KOMENTAR