Manfaat dan Efek Puasa bagi Kesehatan Kulit, Ini Kata Dokter
Ilustrasi kulit kering yang diberikan body lotion.(Pexels/MOOSE PHOTOS)
15:20
21 Februari 2026

Manfaat dan Efek Puasa bagi Kesehatan Kulit, Ini Kata Dokter

– Puasa tidak hanya berdampak pada berat badan atau sistem pencernaan, tetapi juga memberi pengaruh nyata pada kesehatan kulit. 

Perubahan pola makan dan minum selama berpuasa membuat tubuh melakukan penyesuaian secara biologis, termasuk pada kulit yang merupakan organ terluar dan paling mudah menunjukkan perubahan kondisi tubuh.

Dermatolog, dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.D.V.E menjelaskan, adaptasi tubuh selama berpuasa adalah proses yang wajar. 

Perubahan ini terjadi karena tubuh harus menyesuaikan diri dengan jam makan yang berbeda serta asupan cairan yang lebih terbatas dibandingkan hari-hari biasa.

“Selama berpuasa, secara biologis atau ilmiah, tubuh kita perlu melakukan adaptasi terhadap perubahan pola makan dan minum. Hal ini tentu juga terjadi pada kulit,” kata dr. Amanda dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Puasa Bisa Bikin Gula Darah Naik, Ini Peringatan Dokter Diabetesi

Manfaat puasa bagi kesehatan kulit

Puasa membantu menjaga keseimbangan hormon

(Kiri ke kanan) Tasya Farasya dan Dermatolog, dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.D.V.E dalam dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA (Kiri ke kanan) Tasya Farasya dan Dermatolog, dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.D.V.E dalam dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Menurut dr. Amanda, anggapan bahwa puasa selalu berdampak buruk bagi kulit tidak sepenuhnya benar. 

Justru, puasa dapat memberikan manfaat positif, salah satunya dengan membantu mengontrol hormon insulin dalam tubuh.

“Tapi sebenarnya efeknya tidak selalu ke arah yang negatif. Puasa itu membuat hormon insulin jadi lebih terkontrol. Biasanya kalau makan yang manis-manis, hormon insulinnya langsung naik tinggi,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Tasya Farasya Alami Kulit Kering sampai Bersisik

Kadar insulin yang melonjak tajam diketahui dapat memicu berbagai masalah kulit. Dengan insulin yang lebih stabil selama puasa, kondisi kulit yang sensitif pun cenderung lebih terkendali.

“Biasanya kalau kulit lebih iritatif, gampang merah, gampang gatal itu akan lebih terkontrol ketika hormon insulinnya dalam batas yang normal,” jelas dr. Amanda.

Proses detox dan regenerasi sel kulit

Selain berpengaruh pada hormon, puasa juga memicu proses pembersihan sel atau detox alami dalam tubuh. 

Dr. Amanda menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi hingga ke tingkat sel, termasuk sel kulit.

“Ketika berpuasa sel-sel di tubuh kita tuh mengalami detoks. Jadi sel kulit juga mengalami detoks dan regenerasi, jadi lebih banyak kolagen yang bisa diproduksi,” katanya.

Baca juga: Rahasia Kulit Glowing dan Sehat Selama Puasa Ramadhan

Regenerasi sel kulit yang lebih optimal berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit. 

Produksi kolagen yang lebih baik membantu kulit terlihat lebih sehat, lebih kenyal, dan tidak mudah mengalami tanda penuaan dini, asalkan diimbangi dengan pola hidup yang tepat.

Dr. Amanda menyebut, detoks yang terjadi secara berkala dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan kulit secara keseluruhan. 

Kulit berpotensi menjadi lebih sehat karena proses peremajaan sel berjalan lebih optimal.

“Kulit bisa lebih sehat dengan melakukan detoks secara berkala. Tapi salah satu yang harus jadi perhatian saat berpuasa yaitu hidrasi yang lebih sedikit dibandingkan ketika tidak berpuasa,” ujarnya.

Kondisi ini membuat keseimbangan antara manfaat puasa dan kebutuhan kulit harus benar-benar diperhatikan.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Kulit Kepala juga Butuh Detoks Kulit Mati

Efek puasa terhadap kondisi kulit

Risiko kulit kering saat berpuasa

Asupan cairan yang berkurang selama puasa menjadi tantangan terbesar bagi kesehatan kulit. 

Kekurangan cairan dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alaminya, sehingga tampak kusam dan terasa tidak nyaman.

“Kulit akan menjadi kering seperti gurun pasir dan kulit terlihat sangat tandus. Itu harus diwaspadai selama bulan puasa dengan minum air putih yang cukup dan ditambah dengan body lotion yang melembapkan,” kata dr. Amanda.

Ia menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka, serta menjaga kelembapan kulit dari luar. 

Dengan langkah tersebut, manfaat puasa bagi kesehatan kulit tetap bisa dirasakan tanpa harus menghadapi risiko kulit kering berlebihan.

Baca juga: Cara Mengatur Waktu Minum Saat Puasa agar Tidak Kekurangan Cairan

Tag:  #manfaat #efek #puasa #bagi #kesehatan #kulit #kata #dokter

KOMENTAR