Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini
Berdasarkan data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 16 hingga 20 Februari 2026, seluruh indikator perdagangan kompak parkir di zona hijau dengan catatan pertumbuhan yang signifikan. {Suara.com/AI]
16:32
21 Februari 2026

Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini

Baca 10 detik
  • IHSG melaju positif ke level 8.271,767 dengan kenaikan 0,72% dalam sepekan.
  • Frekuensi transaksi harian melonjak tajam 11,99% hingga tembus 3,06 juta kali.
  • Nilai kapitalisasi pasar BEI menggemuk menjadi Rp14.941 triliun pekan ini.

Pasar modal Indonesia menunjukkan taringnya sepanjang pekan ketiga Februari 2026. Berdasarkan data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 16 hingga 20 Februari 2026, seluruh indikator perdagangan kompak parkir di zona hijau dengan catatan pertumbuhan yang signifikan.

Lonjakan paling fantastis terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian yang meroket hingga 11,99%. Angka ini menembus 3,06 juta kali transaksi, melampaui catatan pekan lalu yang berada di level 2,73 juta kali transaksi.

"Peningkatan ini mencerminkan antusiasme dan optimisme pelaku pasar yang tetap tinggi di tengah dinamika ekonomi global," tulis data resmi BEI yang dikutip Sabtu (21/2/2026).

Tak hanya frekuensi, volume transaksi harian juga ikut menebal sebesar 3,87%, di mana sebanyak 47 miliar lembar saham berpindah tangan dalam sepekan terakhir. Sejalan dengan itu, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) terkerek naik 3,02% menjadi Rp23,89 triliun dari Rp23,19 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tak mau kalah. Indeks komposit ini berhasil menguat 0,72% dan resmi bertengger di level 8.271,767. Posisi ini naik cukup meyakinkan dibandingkan penutupan pekan lalu yang berada di angka 8.212,271.

Kenaikan IHSG ini secara otomatis mendongkrak kapitalisasi pasar bursa sebesar 0,35%. Kini, total nilai pasar saham di BEI mencapai angka jumbo, yakni Rp14.941 triliun.

Pada penutupan perdagangan Jumat (20/2), investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp240,57 miliar. Meski demikian, jika ditarik sepanjang tahun berjalan (year-to-date) 2026, investor asing masih membukukan nilai jual bersih (net sell) yang cukup besar, yakni mencapai Rp14,42 triliun.

Kondisi pasar yang bergairah di pekan ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi penguatan pasar modal Indonesia di kuartal pertama tahun 2026.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #frekuensi #transaksi #harian #pecah #rekor #pekan

KOMENTAR