Kompany Kritik Mourinho soal Kasus Vinicius: Tak Bisa Diterima
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, berbicara dengan pelatih kepala SL Benfica, Jose Mourinho, setelah mendengar hinaan rasis pada laga leg pertama babak play-off knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.(AFP/FILIPE AMORIM)
18:04
21 Februari 2026

Kompany Kritik Mourinho soal Kasus Vinicius: Tak Bisa Diterima

– Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, menyebut komentar Jose Mourinho terkait insiden dugaan rasisme terhadap Vinicius Junior sebagai “kesalahan besar” dan “tidak bisa diterima”.

Hasil Benfica vs Real Madrid 0-1 dalam babak play-off Liga Champions di Stadion Da Luz pada hari Rabu (18/2/2026) dini hari WIB.

Vinicius Junior mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

Namun, ia mendapat kartu kuning akibat selebrasi golnya.

Laga kemudian sempat dihentikan selama 10 menit setelah pemain Brasil itu melaporkan dugaan pelecehan rasial dari winger Benfica, Gianluca Prestianni.

UEFA telah membuka penyelidikan terhadap klaim tersebut, yang dibantah oleh Prestianni.

Kompany: Fokus Harus pada Dugaan Rasisme

Setelah pertandingan, Mourinho—yang juga diusir dari lapangan karena memprotes wasit—menyebut Vinicius tidak menghormati lawan melalui selebrasinya.

Mourinho lalu menyinggung legenda Benfica, Eusebio yang berkulit hitam, sebagai bukti bahwa klub tersebut bukan rasis.

Baca juga: Rio Ferdinand Bela Vinicius Jr, Sentil Komentar Jose Mourinho

Penyerang Benfica Gianluca Prestianni menutupi mulutnya saat berdebat dengan penyerang Real Madrid Vinicius Junior yang mengeluhkan dugaan penghinaan rasis pada laga leg pertama playoff babak knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA Penyerang Benfica Gianluca Prestianni menutupi mulutnya saat berdebat dengan penyerang Real Madrid Vinicius Junior yang mengeluhkan dugaan penghinaan rasis pada laga leg pertama playoff babak knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.

Kompany menilai pendekatan tersebut tidak tepat.

“Setelah pertandingan, Anda memiliki pemimpin sebuah organisasi, Jose Mourinho, yang pada dasarnya menyerang karakter Vinicius dengan menyoroti selebrasinya untuk mendiskreditkan apa yang dilakukan Vinicius saat itu,” kata Kompany.

“Bagi saya, dalam hal kepemimpinan, ini adalah kesalahan besar dan sesuatu yang tidak boleh kita terima.”

Baca juga: Lilian Thuram Kecam Jose Mourinho, Rasisme terhadap Vinicius Junior Bukan karena Perilaku

Kompany juga mengkritik penggunaan nama Eusebio sebagai argumen.

“Apakah dia tahu apa yang harus dialami pemain kulit hitam pada 1960-an? Apakah dia ada saat Eusebio menjalani setiap laga tandang?” ujarnya.

Ia menilai pada masa itu banyak pemain tidak memiliki pilihan selain diam.

“Mungkin saat itu satu-satunya pilihan adalah tetap diam dan tampil 10 kali lebih baik hanya untuk mendapat sedikit pengakuan.”

Mourinho Belum Tanggapi Kritik

Mourinho belum secara langsung menanggapi kritik Kompany. Ia hanya berbicara kepada media klub Benfica mengenai pertandingan tersebut.

“Pertandingan sangat menuntut dalam segala aspek. Hingga menit ke-50, itu adalah laga yang hebat, sangat berat secara fisik dan taktis,” ujar Mourinho.

“Namun sejak menit ke-51 hingga sekarang, dan ini tidak akan mengakhiri percakapan, tidak mudah secara emosional mengelola semua yang telah terjadi dan masih terus terjadi.”

Kompany, yang juga pernah mengalami pelecehan rasial selama kariernya, menilai perdebatan tentang selebrasi tidak boleh mengalihkan fokus dari dugaan insiden yang dialami Vinicius.

Ia menambahkan bahwa dirinya memahami Mourinho berusaha membela klub, tetapi tetap menilai pernyataan tersebut sebagai kesalahan.

“Saya memahami dia berjuang untuk tim dan klubnya. Saya tidak menilai dia sebagai pribadi, tetapi dirinya telah membuat kesalahan,” kata Kompany.

 

Tag:  #kompany #kritik #mourinho #soal #kasus #vinicius #bisa #diterima

KOMENTAR