16 Bulan Prabowo-Gibran, Isu Lapangan Kerja dan Pengangguran Paling Mendesak Diselesaikan
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin. (Istinewa)
19:32
21 Februari 2026

16 Bulan Prabowo-Gibran, Isu Lapangan Kerja dan Pengangguran Paling Mendesak Diselesaikan

  - Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah berjalan 16 bulan. Selama periode tersebut, 79,2 persen publik menyatakan puas dengan kepemimpinan saat ini.   Indekstat Konsultan Indonesia merilis hasil survei terbarunya. Hasilnya meski mendapati tingkat kepuasaan yang tinggi, tapi publik masih menilai bahwa persoalan ekonomi menjadi isu mendesak yang harus diselesaikan.   Hasil survei menyatakan bahwa 63,8 persen responden menyatakan permasalahan ekonomi perlu segera diselesaikan. Angka ini jauh di atas persoalan sosial keamanan (10,8%), politik hukum (7,6%), pendidikan (5,3%), dan pertanian (3,2%).   "Jika kita bedah lebih dalam, ada tiga isu teratas yang sangat mengakar di masyarakat. Pertama, sulitnya mencari pekerjaan atau banyaknya pengangguran di angka 19,7 persen. Kemudian disusul oleh meningkatnya angka kemiskinan sebesar 19,6 persen, dan mahalnya harga kebutuhan pokok seperti BBM dan sembako sebesar 15,2 persen," kata Direktur Indekstat, Ali Mahmudin secara daring, Sabtu (21/2).  

  Ali memaparkan, masalah lapangan pekerjaan dan tingginya angka pengangguran sudah menjadi momok sejak pemerintahan sebelumnya. Kondisi ini perlu segera dituntaskan oleh pemerintah.   "Permasalahan yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan dan pengangguran masih menjadi PR utama bagi pemerintah, bahkan sejak era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf pada periode 2019-2024 lalu," imbuhnya.   Dalam survei ini setidaknya 4 dari 8 program kerja Prabowo-Gibran mendapatkan tingkat awareness yang cukup baik dari responden. Program yang dimaksud adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga bantuan sosial (bansos).   "Program kerja tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis atau MBG (95,2%), BLT Kesra (82,4%), Cek Kesehatan Gratis (69,6%), dan Koperasi Merah Putih (51%)," jelas Ali.   Meski dihantui isu pengangguran, Indekstat membedah tingkat kepentingan, kinerja, dan kepuasan masyarakat terhadap program-program pemerintah secara komposit. Hasilnya, program yang menyasar langsung pada penyiapan tenaga kerja justru mendapat apresiasi tertinggi.   "Kinerja program tertinggi diraih oleh Pemagangan Nasional dengan skor 80,24. Program ini juga meraih tingkat kepuasan paling tinggi dengan skor 80,86. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat haus akan program yang bisa langsung menjembatani mereka ke dunia kerja," ungkap Ali.   Tidak hanya itu, skor kepentingan program paling tinggi adalah Cek Kesehatan Gratis (75,19) dan Sekolah Unggul (73,46). Untuk MBG yang memiliki awareness hingga 95,2 persen, masyarakat menuntut adanya evaluasi substantif. Tuntutan evaluasi serupa juga dialamatkan pada program Swasembada Pangan Nasional dan Program Peningkatan Gaji Guru.   Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada rentang 11–25 Januari 2026 melibatkan 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas di 38 provinsi secara proporsional. Survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan atau margin of error (MoE) sebesar 2,9 persen.

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #bulan #prabowo #gibran #lapangan #kerja #pengangguran #paling #mendesak #diselesaikan

KOMENTAR