Pendaki Tinggalkan Pacar Mati Kedinginan di Gunung, Tak Mengaku Salah
Ilustrasi gunung bersalju.(Shutterstock/Daniel Prudek)
19:36
21 Februari 2026

Pendaki Tinggalkan Pacar Mati Kedinginan di Gunung, Tak Mengaku Salah

- Pendaki gunung di Austria divonis bersalah atas pembunuhan karena kelalaian berat, setelah meninggalkan pacarnya saat mendaki Gunung Grossglockner, yang berujung pada kematian korban akibat hipotermia.

Putusan tersebut dibacakan Pengadilan Kota Innsbruck, Kamis (19/2/2026).

Pria berusia 37 tahun itu dijatuhi hukuman percobaan lima bulan penjara, serta denda 9.400 euro (Rp 186,73 juta), menurut laporan kantor berita APA. Ia masih memiliki hak untuk mengajukan banding.

Baca juga: Aksi Menegangkan, Pendaki AS Panjat Gedung Taipei 101 Setinggi 508 M Tanpa Pengaman

Korban, yaitu perempuan berusia 33 tahun yang diidentifikasi pengadilan sebagai Kerstin G, meninggal dunia pada Januari 2025.

Saat itu, pasangan tersebut mencoba mendaki Gunung Grossglockner, puncak tertinggi di Austria dengan ketinggian 3.798 meter (12.460 kaki), pada malam hari di musim dingin.

Kasus ini menjadi sorotan dunia dan memicu perdebatan mengenai batas tanggung jawab terhadap orang lain dalam situasi berbahaya, serta bagaimana seharusnya seseorang bereaksi ketika kondisi alam memburuk secara ekstrem.

Dalam putusannya, hakim menyatakan bahwa pendakian ke puncak tersebut jauh di luar kemampuan korban.

Hakim juga menilai korban menggantungkan dirinya pada bantuan pasangannya yang lebih berpengalaman, yang identitasnya tidak dipublikasikan oleh pengadilan.

Baca juga: Misteri 31 Tahun Terpecahkan, Jasad Pendaki Hilang pada 1994 Ditemukan

Ilustrasi pendaki di Gunung Everest.Shutterstock/Vixit Ilustrasi pendaki di Gunung Everest.Pengadilan menemukan bahwa keduanya tidak siap dan tak memiliki perlengkapan memadai untuk melakukan pendakian.

Selain itu, terdakwa dinilai gagal mengambil langkah tepat ketika kondisi cuaca berubah menjadi ekstrem.

Di persidangan, pria tersebut mengaku tidak bersalah. Ia menyatakan, situasi menjadi tidak terkendali ketika di tengah pendakian pacarnya tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Menurut keterangannya, mereka sepakat ia akan meninggalkan korban dan turun sendirian untuk mencari bantuan. Namun, jenazah korban ditemukan keesokan paginya.

Hasil analisis laboratorium kemudian menunjukkan bahwa korban juga menderita infeksi virus.

Dalam persidangan, terungkap pula kesaksian mantan pacar terdakwa. Ia menyebut pria berusia 37 tahun itu pernah mendaki Grossglockner bersamanya, dan meninggalkannya sendirian di tengah malam karena menganggapnya terlalu lambat.

Menurut saksi tersebut, terdakwa menyuruhnya untuk tidak “mempermasalahkannya”.

Baca juga: 1.000 Pendaki Terjebak di Gunung Everest, Warga Desa Sampai Dikerahkan untuk Penyelamatan

Tag:  #pendaki #tinggalkan #pacar #mati #kedinginan #gunung #mengaku #salah

KOMENTAR