Mendag Turun ke Pasar Jelang Ramadhan, Pantau Harga Pangan
– Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan Kementerian Perdagangan akan turun langsung ke pasar untuk mengecek stok dan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.
“Persiapan Ramadhan besok kami juga akan mulai melakukan pengecekan ke pasar-pasar,” kata Budi Santoso dalam konferensi pers di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Budi Santoso menyebut dirinya dijadwalkan terjun ke Jawa Tengah pada Selasa (10/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memantau harga dan ketersediaan komoditas strategis.
Baca juga: Ekspor Ke AS Naik 16 Persen, Mendag: Dipengaruhi Diplomasi Prabowo
Pemantauan pasar juga dilakukan melalui Balai Pengawasan Tertib Niaga atau BPTN. Unit ini tersebar di lima wilayah dan bertugas mengawasi kondisi pasar secara rutin.
Kemendag juga mengandalkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok atau SP2KP. Sistem ini memantau pergerakan harga bahan pokok secara daring dan real time.
“Dari SP2KP itu kemudian kalau terjadi kenaikan harga maka kita langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan dengan distributor atau pemasok,” ujar Budi Santoso.
Ia mengatakan, Kemendag telah menggelar rapat koordinasi nasional bersama seluruh dinas perdagangan daerah. Pelaku usaha, termasuk distributor, ikut dilibatkan.
“Mereka menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga ya pasokan dan stabilisasi harga,” tutur dia.
Baca juga: Mendag Tegaskan MinyaKita Bukan Indikator Stok Migor
Menurut Budi Santoso, kondisi pasar hingga dua pekan menjelang Ramadhan masih relatif aman. Harga dan pasokan dinilai terkendali.
Ia berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga hingga Idul Fitri.
“Jadi saya kira kebutuhan pokok dan stabilisasi harga terjaga dengan baik,” kata dia.
Data SP2KP menunjukkan, rata-rata nasional harga beras medium berada di level Rp 14.500 per kilogram. Harga beras premium tercatat Rp 16.300 per kilogram.
Harga gula pasir mencapai Rp 18.400 per kilogram. Minyak goreng sawit premium berada di level Rp 22.400 per liter. Minyak sawit curah tercatat Rp 18.000 per liter. MinyaKita dijual Rp 16.200 per liter.
Harga daging sapi paha belakang tercatat Rp 141.700 per kilogram. Daging ayam ras berada di level Rp 41.600 per kilogram. Telur ayam ras mencapai Rp 32.800 per kilogram. Tepung terigu dijual Rp 13.400 per kilogram.
Komoditas hortikultura juga terpantau stabil. Harga cabai merah keriting Rp 40.300 per kilogram. Cabai rawit merah Rp 64.500 per kilogram. Cabai merah besar Rp 43.500 per kilogram.
Harga bawang merah tercatat Rp 42.700 per kilogram. Bawang putih honan berada di level Rp 39.600 per kilogram.
Tag: #mendag #turun #pasar #jelang #ramadhan #pantau #harga #pangan