Penerbangan Jakarta-Denpasar Jadi Rute Terpadat Selama Libur Nataru
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat media briefing di Jakarta, Jumat (5/12/2025).(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU )
17:44
20 Januari 2026

Penerbangan Jakarta-Denpasar Jadi Rute Terpadat Selama Libur Nataru

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan rute penerbangan Jakarta-Denpasar menjadi rute domestik terpadat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026).

Dudy menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

"Rute domestik terpadat tercatat pada Jakarta–Denpasar dan Denpasar–Jakarta dengan total 236.000 penumpang," kata Dudy.

"Disusul rute Jakarta–Kualanamu dan Kualanamu–Jakarta dengan 181.000 penumpang," tambah dia.

Adapun jumlah penumpang rute Jakarta-Denpasar tercatat sebanyak 125.591 orang, sementara rute Denpasar-Jakarta sebanyak 110.854 orang.

Rute terpadat lainnya meliputi Surabaya-Jakarta (64.642 penumpang) dan Jakarta-Surabaya (61.889 penumpang), diikuti Makassar-Jakarta (61.660 penumpang) dan Jakarta-Makassar (57.888 penumpang). Rute Jakarta-Pekanbaru (47.228 penumpang) dan Jakarta-Palembang (46.647 penumpang) juga masuk dalam daftar.

Untuk rute internasional, rute terpadat adalah Jakarta-Singapura (97.334 penumpang), Jakarta-Kuala Lumpur (78.063 penumpang), Denpasar-Singapura (58.601 penumpang), Jakarta-Jeddah (44.889 penumpang), dan Denpasar-Kuala Lumpur (40.791 penumpang).

Selanjutnya, Medan-Kuala Lumpur (32.581 penumpang), Denpasar-Perth (23.961 penumpang), Denpasar-Melbourne (21.937 penumpang), Jakarta-Hongkong (20.358 penumpang), dan Surabaya-Kuala Lumpur (19.329 penumpang).

Kebijakan Tiket dan Penjualan

Menteri Perhubungan juga menyoroti kebijakan penurunan harga tiket pesawat domestik yang berlaku sejak 22 Oktober 2025 untuk periode penerbangan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Penurunan harga tiket harian berkisar antara 15 hingga 19 persen dibandingkan tarif sebelum diskon.

"Selama periode posko Nataru, penjualan tiket pesawat mencapai 3,43 juta kursi atau 71,6 persen dari total kapasitas. Penjualan tertinggi terjadi pada arus balik 4 Januari 2026 dengan 223.151 kursi terjual atau 81,7 persen dari kapasitas harian," tegas Menhub.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi memperkirakan pergerakan Nataru 2025–2026 mencapai 119,5 juta orang, mencakup seluruh provinsi di Indonesia dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Namun, data realisasi menggunakan metode mobile positioning data (MPD) mencatat jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 110,43 juta orang, lebih rendah sekitar 7,5 persen dari survei awal.

"Berdasarkan data yang diperoleh dengan menggunakan metode mobile positioning data, jumlah pergerakan masyarakat selama periode Nataru dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 adalah sebanyak 110,43 juta orang," kata Dudy.

Realisasi pergerakan Nataru 2025–2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Dibandingkan dengan Nataru sebelumnya, jumlah realisasi Nataru naik sebesar 16,65 persen dari realisasi angkutan Natal 2024 dan tahun baru 2025 sebesar 94,67 juta orang," ucap Menhub.

Tag:  #penerbangan #jakarta #denpasar #jadi #rute #terpadat #selama #libur #nataru

KOMENTAR