IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas, Waspada Potensi Koreksi di Level 8.708-8.790
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).(Freepik)
07:40
28 Januari 2026

IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas, Waspada Potensi Koreksi di Level 8.708-8.790

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Rabu (28/1/2026), setelah indeks ditutup naik tipis 0,05 persen ke level 8.980 pada perdagangan Selasa kemarin.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian wave [iv] dari wave 5.

Kondisi ini membuat indeks masih rentan mengalami koreksi jangka pendek.

Adapun area koreksi IHSG diprediksi berada di area 8.708-8.790. “Kami perkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi. Waspadai area koreksi yang berada di 8.708-8.790,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.

Di sisi lain, potensi penguatan IHSG diperkirakan berada di rentang 8.992-9.018. “Support: 8.852-8.816 dan resistance 9.039-9.120,” paparnya.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 8.840-9.000.

Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia?

Berikut rekomendasi dari dua sekuritas.

MNC Sekuritas:

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ditutup di level Rp 2.700. BRPT berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Posisi ini mengindikasikan fase koreksi masih berlangsung, namun membuka peluang akumulasi bertahap saat harga melemah. Rekomendasi untuk saham ini adalah buy on weakness.

Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) ditutup pada harga Rp 448. INET juga berada pada bagian wave 4 dari wave (C), yang menandakan potensi pergerakan masih cenderung konsolidatif dalam jangka pendek. Saham ini dinilai menarik untuk strategi buy on weakness.

Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) ditutup di posisi Rp 1.245. PGEO berada pada bagian awal dari wave 3 dari wave (3). Fase ini umumnya mencerminkan awal tren impulsif yang lebih kuat. Meski demikian, strategi yang direkomendasikan tetap buy on weakness.

Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) ditutup di harga Rp 25.675. UNTR berada pada bagian dari wave iv dari wave (v) dari wave [a], yang mengindikasikan fase koreksi minor dalam tren naik yang lebih besar. UNTR dinilai masih layak dicermati dengan pendekatan buy on weakness.

Pilarmas Investindo Sekuritas:

Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) terakhir diperdagangkan di harga Rp 159. Secara teknikal, level support berada di Rp 155, sementara resistance terdekat berada di 163. Selama harga mampu bertahan di atas area support, saham BUKA masih memiliki peluang menguji area target di Rp 162, meski pergerakannya berpotensi fluktuatif.

Saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) ditutup di level Rp 1.810. Area support saham ini berada di 1.715, dengan resistance di 1.860. WIIM masih membuka ruang penguatan lanjutan menuju target harga 1.850.

Saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tercatat di harga Rp 3.660. Level support terdekat berada di 3.600, sedangkan resistance di 3.900. JSMR berpeluang mengarah ke target harga 3.870.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #ihsg #diperkirakan #menguat #terbatas #waspada #potensi #koreksi #level #8708 #8790

KOMENTAR