Lulus Uji Operasi, Anak Usaha Emiten Hashim Djojohadikusumo WIFI Siap Luncurkan Internet Rakyat
- PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge mengumumkan keberhasilan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO).
Anak usaha emiten yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo ini juga memperoleh lisensi operasional untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) Internet Rakyat (IRA) berbasis pita frekuensi 1,4 GHz.
Dengan dua capaian tersebut, layanan IRA dinyatakan siap untuk segera diluncurkan dan dioperasikan secara komersial.
Baca juga: Menurut Hashim Djojohadikusumo, Ini Kunci Pertumbuhan Ekonomi Ri agar Tinggi dan Berkualitas
Keberhasilan ULO dan perolehan perizinan menjadi tonggak penting bagi PT Telemedia Komunikasi Pratama yang menandai kesiapan penuh perusahaan untuk segera menghadirkan layanan FWA berbasis pita frekuensi 1,4 GHz pertama di dunia secara komersial karena telah memenuhi seluruh persyaratan teknis, operasional, dan regulasi.
Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama Shannedy Ong menjelaskan, pelaksanaan ULO yang merupakan kelanjutan dari keberhasilan PT Telemedia Komunikasi Pratama dalam memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz pada Oktober 2025.
Dalam proses ULO, dilakukan pengujian menyeluruh yang mencakup performa jaringan, stabilitas dan kualitas koneksi, keandalan sistem, serta kesiapan infrastruktur pendukung layanan.
Hasil uji kecepatan yang dilakukan menggunakan perangkat laptop maupun ponsel menunjukkan bahwa produk layanan Internet Rakyat (IRA) mampu melampaui standar kecepatan unduh minimum yang ditetapkan oleh KOMDIGI, yaitu up-to 100 Mbps.
"Seluruh rangkaian pengujian telah membuktikan bahwa produk layanan yang diberikan memenuhi standar kualitas layanan, keandalan jaringan, serta ketentuan regulator yang berlaku, sehingga secara resmi memperoleh lisensi operasional," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk tersebut menerangkan, pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz kualitas pada layanan FWA ini akan menjadikan produk layanan IRA sebagai implementasi komersial pertama di dunia yang menggunakan pita frekuensi tersebut.
Inovasi ini membuka ekosistem baru dalam pengembangan layanan FWA global.
Secara karakteristik, pita frekuensi 1,4 GHz menawarkan penetrasi indoor signal yang kuat, jangkauan yang luas, kualitas koneksi yang stabil, serta efisiensi biaya dan jaringan yang optimal. "Sehingga sangat ideal untuk memperluas akses internet terjangkau di daerah-daerah dengan tingkat densitas perumahan yang tinggi, khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur berbasis kabel," imbuh dia.
Keberhasilan ULO dan perolehan lisensi operasional mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses internet terjangkau serta percepatan transformasi digital nasional yang sejalan dengan komitmen SURGE dalam memperkuat konektivitas nasional secara merata.
“PT Telemedia Komunikasi Pratama dapat segera mempercepat realisasi layanan IRA Internet Rakyat secara komersial kepada masyarakat, terutama yang telah melakukan preregistration, dengan jumlah pendaftar yang saat ini sudah mencapai lebih dari 1,1 juta,” ungkap dia.
Dengan kesiapan operasional yang telah tercapai, layanan ini siap menjadi alternatif strategis dalam memperluas penetrasi internet nasional serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik berbasis digital.
Sebagai bagian dari ekosistem PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE), PT Telemedia Komunikasi Pratama akan segera melakukan peluncuran komersial untuk layanan FWA 1,4 GHz Internet Rakyat (IRA).
Baca juga: Bangun Jaringan Digital, Emiten Hashim Djojohadikusumo WIFI Gandeng Pos Properti
Tag: #lulus #operasi #anak #usaha #emiten #hashim #djojohadikusumo #wifi #siap #luncurkan #internet #rakyat