Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Ilustrasi(FREEPIK)
16:24
31 Mei 2026

Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut

Salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien kanker stadium lanjut adalah nyeri. Morfin bagi pasien kanker adalah obat penting yang sangat dibutuhkan. 

Ketua Departemen Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Dr. Riri Maria, S.Kp., MANP, menjelaskan bahwa nyeri merupakan masalah yang sangat penting untuk ditangani dalam perawatan paliatif.

"Berdasarkan studi meta-analisis dan systematic review tahun 2023, nyeri pada pasien kanker mencapai 44,5 persen," ujarnya dalam sesi simposium di The 6th Siloam Oncology Summit 2026 (23/5/2026).

Penyebab nyeri pada pasien kanker bersifat multifaktor. Rasa sakit dapat berasal dari perkembangan kanker itu sendiri, efek samping pengobatan seperti operasi, radioterapi, dan kemoterapi, maupun prosedur diagnostik seperti biopsi. 

Baca juga: Tanda Seseorang Punya Risiko Lebih Tinggi Terkena Kanker

Selain itu, massa tumor yang menekan saraf atau menyebar ke organ lain juga dapat memicu nyeri yang signifikan.

Karena itu, tenaga kesehatan perlu memahami karakteristik nyeri yang dialami pasien agar dapat memberikan intervensi yang tepat. Penanganan nyeri yang efektif tidak hanya membantu mengurangi penderitaan fisik, tetapi juga mencegah dampak lanjutan seperti kecemasan, depresi, gangguan tidur, hingga penurunan kualitas hidup.

Pengaruh rasa nyeri pada kesehatan mental

Menurut Prof. Dr. Christantie Effendy, SKp., M.Kes. dari Universitas Gadjah Mada menjelaskan nyeri tidak dapat dipandang hanya sebagai masalah fisik. Faktor psikologis, sosial, dan spiritual juga berperan besar dalam pengalaman nyeri seseorang. 

Ketika rasa sakit tidak ditangani dengan baik, pasien dapat mengalami kecemasan dan depresi yang pada akhirnya membuat persepsi nyeri semakin berat.

Baca juga: Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut

Penelitian yang dilakukan Prof. Christantie membandingkan pengalaman pasien kanker stadium lanjut di Indonesia dan Belanda. 

“Pasien di Belanda dan Indonesia lebih dari 70 persen sama-sama mengalami nyeri. Namun, masalah psikologis lebih banyak dialami oleh pasien di Belanda karena umumnya mereka menjalani rawat inap sendirian. Sedangkan di Indonesia, banyak anggota keluarga yang mendampingi  pasien selama 24 jam sehari,” paparnya. 

Sebaliknya, budaya kekeluargaan di Indonesia membuat banyak pasien didampingi anggota keluarga hampir sepanjang waktu. Kehadiran keluarga terbukti memberikan dukungan emosional yang sangat berarti dan membantu menjaga kondisi psikososial pasien tetap lebih baik.

Baca juga: Jenis Skrining Kanker yang Direkomendasikan Dokter

Morfin membantu mengurangi penderitaan pasien

Penanganan nyeri secara fisik pada pasien kanker tetap tidak boleh diabaikan. Salah satu terapi yang sering digunakan pada pasien kanker stadium lanjut adalah morfin.

Sayangnya, masih banyak keluarga yang khawatir penggunaan morfin dapat menyebabkan kecanduan.

"Padahal, pada pasien kanker dengan nyeri berat, morfin merupakan obat yang sangat penting untuk mengendalikan rasa sakit dan meningkatkan kenyamanan," kata Prof. Christantie.

Dosis morfin diberikan berdasarkan pertimbangan medis yang ketat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Ia menegaskan, dengan pengawasan dokter, penggunaan morfin tidak ditujukan untuk menimbulkan ketergantungan, melainkan untuk mengurangi penderitaan akibat nyeri yang berat.

Membiarkan pasien mengalami nyeri yang tidak terkendali justru dapat memperburuk kondisi fisik maupun psikologisnya. Karena itu, keluarga tidak perlu takut terhadap penggunaan morfin yang diresepkan dokter.

Pada akhirnya, tujuan utama perawatan paliatif bukanlah memperpanjang penderitaan, melainkan memastikan pasien dapat menjalani hidup dengan kualitas terbaik yang masih mungkin dicapai, tanpa rasa sakit yang berlebihan dan dengan dukungan penuh dari orang-orang terdekat.

Baca juga: Kanker Tiroid Punya Angka Kesembuhan Tinggi Jika Ditemukan Awal

Tag:  #mengatasi #nyeri #sebagai #prioritas #perawatan #kanker #stadium #lanjut

KOMENTAR